Thursday, 24 March 2016

10 Amalan Ringan Sebagai Pembuka Pintu Syurga Allah

http://filesmoslem.blogspot.co.id/2016/03/10-amalan-amalan-ringan-sebagai-pembuka.html


10 Amalan Ringan Sebagai Pembuka Pintu Syurga Allah.

Allah menciptakan manusia berasal dari sari pati tanah yang ada di Bumi. Adam AS adalah manusia pertama yang diciptakan Allah. Penciptaan manusia tidak hanyalah serta merta dicipta begitu saja, namun Allah menciptakan manusia untuk beribadah dan menyembah kepada Allah SWT. Namun dengan demikian tidak serta merta Allah menurunkan rahmatnya kepada manusia. Barang siapa yang patuh Kepada Allah maka Syurga tempat kembalinya, namun barang siapa yang ingkar kepada Allah SWT maka nerakalah tempat adzabnya. Allah SWT telah memberikan pilihan yang bijak dan jelas kepada manusia, saudara saudariku mari kita simak kabar gembira tentang keberadaan Syurga Allah SWT.

Diantara kenikmatan Syurga, Allah berfirman dalam sebagian ayat-ayatNya.

"Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang merekan inginkan. Dan (di dalam syurga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik."(QS Al-Waqi'ah: 15-23)

Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: "Allah Ta'ala berfirman, 'Syurga itu desediakan bagi orang-orang sholeh, kenikmatan di dalamnya tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pula pernah terlintas dalam hati.' Maka bacalah jika kalian menghendaki firman Allah Ta'ala (yang artinya), "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.' "(QS. As Sajadah: 17)(HR. Bukhari & Muslim)

Dengan membayangkan seberapa besar kenikmatan syurga dan sesungguhnya lebih indah dari apa yang bisa kita bayangkan, tentu menjadi motivasi kuat bagi orang yang beriman untuk meraihnya. Dan ini adalah bagian dari keimanan terhadap Hari Akhir dan iman kepada Allah SWT.

Yusuf bin Abdullah bin Yusuf al-Wabil penulis kitab Asyratus Sa'ah (tanda-tanda Hari Kiamat) berkata: "Sesungguhnya percaya kepada Allah, Hari Akhir, Pahala, serta Siksaan memberi arah yang nyata terhadap perilaku manusia untuk berbuat kebaikan". Tidak ada undang-undang ciptaan manusia yang mampu menjadikan perilaku manusia tetap tegak dan lurus seperti beriman kepada Hari Akhir. Oleh kare itu, dalam masalah ini akan ada perbedaan perilaku antara (orang yang tak beriman kepada Allah dan Hari Akhir) dengan orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir serta mengetahui bahwa dunia adalah tempat persinggahan akhir sedangkan amal sholeh adalah bekal untuk akhirat, sebagaimana Allah SWT berfirman:

"....berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah Takwa". (QS. Al Baqaroah : 197)

Jalan menuju syurga memang penuh halang, rintang dan duri. Sesunggah banyak amalan-amalan yang mudah untuk dilakukan guna mencapai syurga Allah SWT, namun Allah membalas apa yang telah dikerjakan dengan ganjaran yang amat besar. Berikut ini ada amalan-amalan ringan yang isyaAllah bila dikerjakan dapat membawa kita yang melakukannya ke jalan menuju syurga Allah Ta'ala:

  1. Berdzikir Kepada Allah

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

    "Ada dua kalimat yang ringan bagi lisan, berat dalam mizan (timbangan amal) dan dicintai Ar-Rahman: 'Subhanallahu wa bihamdih' (Maha Suci Allah dan dengan pujian-Nya kami memuji) 'Subhanallah al-azhiim' (Maha Suci Allah dzat Yang Maha Agung.' " (HR. Bukhari dan Muslim).

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

    "Saya membaca: 'Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar', sunggu aku labih cintai daripada dunia dan sisinya." (HR. Muslim:2695 dan At-Tirmidzi)
  2. Meridhoi Allah, Islam dan Rasul-Nya

    "Tidaklah seorang hamba muslim mengucapkan pada saat dia memasuki waktu pagi dan memasuki waktu petang: 'radhiitu billahi rabba, wa bil islaami diina wa bi muhammad shallallahu 'alaihi wa salam nabiya' (aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi-ku)' sebanyak tiga kali melainkan merupakan hak bagi Allah untuk meridhainya pada hari kiamat kelak." (HR. Ahmad dan dihasankan olah al-Allamah Ibnu Baz dalam kitab Tuhfah al-Akhyaar)
  3. Menuntut Ilmu Syar'i

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mecari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju syurga." (HR. Muslim:2699)
  4. Menahan Amarah

    Rasulullah shallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Barangsiapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan para makhluk samapai Allah memilihkan untuknya bidadari-bidadari yang dia suka." (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani)
  5. Membaca Ayat Kursi

    Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam:

    "Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat, maka tidak ada yang dapat menghalanginya untuk masuk syurga kecuali dia mati." (HR. an-Nasaa'i dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)
  6. Menyingkirkan Gangguan di Jalan

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Ada seorang lelaki berjalan melewati ranting pohon yang ada di tengah jalan, lalu dia berkata. 'Demi Allah, sungguh aku akan singkirkan ranting ini dari kaum muslimin agar tidak menggangu mereka.' Maka dia pun dimasukkan ke dalam syurga." (HR. Muslim)
  7. Membela Kehormatan Saudaranya dikala Ketidakhadirannya

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Barangsiapa membela harga diri saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan memalingkan wajahnya dari api neraka." (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

    Rasulullah shallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Barangsiapa yang Allah lindungi dari keburukan apa yang ada di antara kedua rahangnya (yaitu mulut) dan keburukan yang ada di antara dua pahanya (yaitu kemaluannya), niscaya dia akan masuk syurga." (Dihasankan oleh Imam at-Tirmidzi dan disepakati oleh Syaikh al-Albani).
  8. Menjauhi Debat Kusir Walaupun Benar

    Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam:

    "Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar syurga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah syurga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda." (|HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani)
  9. Berwudhu' Lalu Sholat Dua Raka'at

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:

    "Tidaklah seorang muslim berwudhu' lalu dia baguskan wudhu'nya, kemudian dia berdiri shalat dua raka'at dengan menghadapkan hatinya dan wajahnya pada kedua raka'at itu, melainkan syurga wajib baginya." (HR. Muslim)

    Amalan inilah yang dirutinkan oleh sahabat Bilal yang telah menjadikannya sebagai penghuni syurga dengan kesaksian dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam.

    "Abu Hurairah Radhiallahu anhu meriwatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa salam berkata kepada Bilal radhiallahu anhu setelah shalat fajar, "Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku amalanmu dalam Islam yang paling engkau harapkan. Karena sesungguhnya aku mendengar suara terompahmu di hadapanku dalam syurga." Bilal berkata, "Tidaklah aku mengamalkan suatu amalan yang lebih aku harapkan melainkan setiap kali aku bersuci pada malam atau siang hari aku selalu mengerjakan shalat yang bisa aku lakukan." (HR. Al-Bukhari:1149 dan Muslim:2458)
  10. Pergi Sholat ke Masjid

    Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salm bersabda:

    "Berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan untuk menuju masjid, mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat." (HR.Abu Dawud dan shahihkan oleh Syaikh al-Albani)

    "Barangsiapa yang pergi ke masjid atau pulang dari msjid, niscaya Allah akan persiapkan baginya nuzul (makanan pokok, rizki dan makanan yang dipersiapkan untuk tamu) di dalam syurga setiap kali dia pergi dan pulang." (HR. Bukhari dan Muslim)

Rujukan:

Nayef bin Mamduh Alu Su'ud, Jalan Menuju Surga, Darul Ilmi Publishing 2011

Yusuf bin Abdullah bin Yusuf al-Wabil, Tanda-Tanda hari Kiamat, Pustaka Mantiq 1997

http://almanhaj.or.id/content/362/slahs/0/menjadi-hamba-allah-24-jam/
loading...

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon