Monday, 11 April 2016

Harga Sebuah Kebersamaan

http://filesmoslem.blogspot.co.id/2016/04/harga-sebuah-kebersamaan.html

Harga Sebuah Kebersamaan

Anto adalah salah satu pegawai yang cukup sibuk yang bekerja untuk salah satu perusahaan swasta terkemuka, sehingga seringkali ia pulang kerja hingga larut malam.

Suatu Ketika Anto pulang kerja, ternyata Alfa (anaknya) yang masih kelas 2 SD membukakan pintu untuknya, dan sepertinya Alfa memang sengaja menunggu ayahnya tiba di rumah.

"Koq kamu belum tidur?" sapa Anto setelah mencium keningnya.

Alfa menjawab, "Aku memang sengaja menunggu ayah pulang karena aku ingin bertanya, berapa sih gaji Ayah?"

"Lho, kok kamu nanya gaji Ayah sih?"

"Nggak, Alfa cuma mau tahu aja Ayah..." timpal Alfa.

Ayahnya pun menjawab, "Kamu hitung sendiri, setiap hari ayah bekerja 10 jam dan dibayar Rp.400.000, dan tiap bulan rata-rata ayah bekerja 25 hari. Hayoo.. jadi berapa gaji ayah dalam 1 bulan?"

Alfa langsung bergegas mengambil pensilnya, sementara ayahnya melepas sepatu. Ketika Anto beranjak menuju kamar, Alfa berlari mengikutinya.

Kemudian Alfa menjawabnya, "Kalo 1 hari Ayah dibayar Rp.400.000 untuk sepuluh jam, berarti 1 jam Ayah digaji Rp.40.000 donk?"

"Pinter anak Ayah sekarang ya..., sekarang kamu cuci kaki dan tidur ya!", jawab ayahnya. Tetapi Alfa tidak juga beranjak.

Smbil memperhatikan ayahnya ganti pakaian, Alfa kembali bertanya, "Ayah, boleh pinjang uang 5 ribu nggak?"

"Sudah, buat apa uang malam-malam begini, Ayah capek, mau mandi dulu, sekarang kamu tidur!", jawab ayahnya.

Dengan wajah melas Alfa menjawab, "Tapi Ayah..."

Ayahnya pun langsung menghardiknya, "Ayah bilang tidur!!!"

Anak kecil itupun langsung berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Anto menyesali perbuatannya yang telah menghardik anaknya tersebut. Ia pun melihat kondisi anaknya tersebut. Dan ternyata, anak kesayangannya itu belum tidur. Ternyata Alfa dilihatnya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp.15.000 di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala anaknya itu, Anto berkata, "Maafkan Ayah ya Nak, Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok kita beli ya, Jangankan mita 5 ribu, lebih dari itupun ayah kasih."

Alfa menjawab, "Ayah, aku nggak minta uang, Aku cuma mau minjem. Nanti aku kembalikan lagi setelah aku nabung seminggu ini".

"Iya iya, tapi buat apa?" tanya Anto dengan lembut.

"Aku nunggu ayah dari jam 8 tadi, aku mau ngajak ayah main ular tangga. Cuma tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang, kalau waktu ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku ternyata cuma Rp.15.000, tapi karena ayah bilang ayah tiap 1 jam ayah digaji Rp.40.0000, jadi setengah jamnya ayah digaji Rp.20.000. Uang tabunganku kurang 5 ribu", jawab Alfa polos.

Anto pun terdiam, dan dipeluknya anak kecil itu erat-erat.

"Ayah yang baik, pekerja keras, seluruh waktunya untuk
masa depan anak-anaknya. Namun sering ia tidak menyadari,
kerinduan sang anak akan kehadirannya"




loading...


EmoticonEmoticon