Monday, 18 July 2016

Miris!!! Satu dari Sepuluh Anak Tidak Dapat Menikmati Bangku Sekolah

http://filesmoslem.blogspot.com/2016/07/miris-satu-dari-sepuluh-anak-tidak.html

UNESCO : Satu dari 10 anak tidak dapat menikmati bangku sekolah. Melihat perkembangan jaman yang diiringi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, negara-negara di belahan bumi manapun berlomba-lomba untuk menjadi yang terhebat baik itu dibidang Ilmu, Politik, Ekonomi, Teknologi maupun Pendidikan. Namun kadangkala kita mendapati kenyataan masih banyak negara-negara miskin yang tersisihkan dari persaingan di era globalisasi saat ini.

New York mengabarkan sekitar 263 juta anak diseluruh dunia, hampir satu dari sepuluh orang tidak bisa menikmati bangku sekolah. Ini merupakan suatu tantangan berat bagi PBB untuk mendidik seluruh anak pada tahun 2030 menurut laporan dari lembaga budaya PBB, UNESCO.

Seperti yang dilansir oleh Okezone-Kampus, banyak anak-anak yang putus sekolah tinggal di daerah konflik, yang lain adalah anak perempuan yang tinggal di masyarakat yang tidak menganjurkan pendidikan bagi perempuan dan anak-anak yang tinggal di negara-negara yang tidak mewajibkan sekolah menengah, kata laporan itu. Anak-anak remaja empat kali lebih mungkin putus sekolah dibandingkan anak-anak yang lebih muda.

"Fokus kami harus pada inklusi dari usia dini dan siklus pembelajaran, pada kebijakan untuk mengatasi hambatan pada setiah tahap, dengan perhatian khusus pada anak perempuan yang masih menghadapi kerugian besar," Kata Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova dalam pernyataanya.

Negara-negara anggota PBB tahun lalu mengadopsi serangkaian tujuan globnal untuk tahun 2030, yang termasuk seruan bagi anak-anak diseluruh dunia utnuk menyelesaikan sekolah dasar dan menengah.

"Temuan bari in menunjukkan kerja keras ke depan jika kita ingin mencapai tujuan ini," Kata Bokova.

Konflik bersenjata menjadi penghalang utama dunia pendidikan. Laporan UNESCO tersebut menyebutkan, di seluruh dunia, 22 juta anak-anak usia pendidikan dasar putus sekolah tinggal di daerah konflik. Juga, banyak anak yang tidak sekolah tinggal di sub-Sahara Afrika.

"Di Wilayah itu, tiga dari lima anak-anak usia sekolah menengah tidak bersekolah," imbuh Bokova.

Secara global, 15 juta anak perempuan usia sekolah dasar disebutkan tidak akan pernah bersekolah dibandingkan sekita 10 juta anak laki-laki, dan lebih dari setengah anak perempuan itu tinggal di sub-Sahara Afrika. 

Dengan demikian betapa beratnya PR yang dimiliki oleh UNESCO sebagai lembaga budaya PBB untuk mewujudkan 100% anak-anak didunia ini bersekolah di tahun 2030.
loading...


EmoticonEmoticon