Saturday, 27 August 2016

Anggaran Gaji Guru Dipangkas, Ketua DPR Tidak Mendukung

Anggaran Gaji Guru Dipangkas, Ketua DPR Tidak Mendukung

Ketua DPR rela potong gaji, asalkan anggaran gaji guru tidak dipangkas - Pemerintah benar-benar serius ingin menjalankan program efesiensi anggaran negara. Kita ketahui bahwa pemerintah memangkas sejumlah kementrian/lembaga untuk efesiensi anggaran negara dan menambal sejumlah defisit anggaran. Ketua DPR Ade Komarudin meminta pemotongan anggaran tersebut tidak diberlakukan untuk guru di Indonesia.

"Kalau bisa badan anggaran hak guru itu tidak usah dipotong walaupun ada bencana, kalau mau dipotong yang lain," kata Ade di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (26/8/2016) dilansir dari liputan6.com.

Politikus Partai Golkar ini berujar, ia rela jika gajinya dipotong asalkan hak guru tidak diberlakukan pemotongan anggaran, Prian yang akrab disapa Akom ini mengingatkan, banyak gaji guru di daerah yang masih perlu penambahan, terlebih tenaga honorer.

"Kalau mau dipotong sudah tidak ada lagi yang bisa dipotong, gaji pejabat dipotong saja, termasuk saya," ujar Ade.

Pria yang disapa dengan nama Akom ini menilai, tak dipotongnya anggra guru salah satunya sebagai bentuk terima kasih atas apa yang sudah dilakukan para guru di Indonesia. Guru telah mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Apa yang diungkapkan oleh Akom ini memang ada baik dan benarnya, karena dengan jasa-jasa gurulah negara ini bisa memiliki para pejabat, pegawai pemerintahan, pelaku bisnis dan ekonomi, bahkan sampai presiden pun adalah hasil kreasi didikan para guru.
loading...


EmoticonEmoticon