Tuesday, 16 August 2016

Memilukan, Surat Gloria Untuk Presiden Jokowi

Memilukan, Surat Gloria Untuk Presiden Jokowi


Inilah ungkapan isi hati Gloria yang dituangkan pada Surat untuk Presiden Jokowi - Selain Archandra Tahar yang dicopot jadi menteri karena memiliki dwikewarganegaraan, ada juga Gloria Natapradja Hamel yang diberhentikan dari pasukan paskibraka. Lalu Gloria mengirimkan surat pernyataan ke Presiden Joko Widodo, 13 Agustus 2016. Surat itu merupakan surat pernyataan sebagai warga negara Indonesia.

Memilukan, Surat Gloria Untuk Presiden Jokowi
Surat Gloria Kepada Presiden Jokowi (suara.com)

Berikut isi lengkapnya surat tersebut:

Yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: Gloria Natapradja Hamel
Lahir: di Indonesia - Jakarta 1 Januari 2000
Jenis Kelamin: Perempuan
Pendidikan: SMA Islam Dian Ddaktika, Cinere, Depok
Nama Ayah: Didier Hamel
Nama Ibu: Ira Natapradja
Alamat: Jalan Sulawesi Blok G, Nomor 96 A, Cinere, Megapolitan Estate Depok, Jawa Barat.

Dengan ini saya menyatakan:
1. Saya diTAKDIRKAN terlahir dari perkawinan antara ibu saya yang bernama IRA NATAPRAJa (Warga Negera Indonesia) dengan Ayah Saya bernama DIDIER HAMEL (Warga Negara Perancis);
2. Bahwa Saya sejak lahir sampai saat ini tinggal di Indonesia dan mengikuti pendidikan sejak TK, SD, SMP, dan SMA di Indonesia;
3.Bahwa Saya TIDAK pernah memilih kewarganegaraan Perancis, karena Darah dan Nafas Saya untuk INDONESIA TERCINTA;
4. Bahwa sesuai dengan Pasal 4 huruf d, UU No.12 Tahun 2006, Saya adalah Warga Negera Indonesia, serta sesuai dengan Pasal 21 UU No.12 Tahun 2006, maka saya adalah Warga Negara Indonesia.

Maka dengan ini Saya menyatakan kepada Yang Mulia Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo, saya WARGA NEGARA INDONESIA dan memilih Kewarganegaraan Indonesia serta tetap menjadi Warga Negara Indonesia karena Indonesia adalah tanah tumpah darah saya.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan mengangkat sumpah atas kebenaran.

Dibuat di Cibubur, 13 Agustus 2016.

Surat tersebut dibubuhi tanda tangan Gloria beserta materai 6.000. Ibu Gloria, Ira Natapradja pun turut membubuhkan tanda tangan di bawahnya.

Saat dikonfirmasi, Ira membernarkan keberadaan surat tersebut.

"Betul. Surat itu saya buat di asrama PP PON, tempat Gloria berlatih, tanggal 13 Agustus 2016," ujar Ira kepada kompas.com, selasa (16/8/2016).

Surat itu dibuat sebelum sang putri dicoret dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Surat itu pun dikirim ke Presiden melalui salah satu staf di Kemenpora.

"Tapi sampai sekarang enggak ada balasan," ujar ibu Gloria.

Kini putrinya telah benar-benar dicoret dari Paskibraka karena dianggap dwikewarganegaraan. Ia pun pasrah akan hal itu.

Gloria digugurkan karena memegang paspor Perancis, Ayah Gloria merupakan warga negara Perancis. Oleh sebab itu, Gloria dianggap bukan warga negara Indonesia.

Gloria digugurkan pada Senin (15/8/2016) kemarin saat 67 calon Paskibraka lainnya dikukuhkan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Padahal, Gloria telah lolos seleksi di tingkat sekolah, kota, provinsi dan nasional.

Meski demikian, Menpora Imam Nahrawi memastikan Gloria hadir di Instana untuk tetap mengikuti upacara 17 Agustus. Dia hadir sebagai bagian dari Paskibraka 2016.

Sumber : www.kompas.com
loading...


EmoticonEmoticon