Saturday, 13 August 2016

Sejarah Lomba Lomba Agustusan Ternyata Ada Yang Tragis

Sejarah Lomba Lomba Agustusan Ternyata Ada Yang Tragis


4 dari 12 perlombaan 17 Agustusan ternyata menyimpan sejarah yang tragis - Mengingat hari kemerdekaan negara kita yang hanya tinggal beberapa hari lagi yaitu tepatnya 17 Agustus 2016, kami mencoba mengulas permainan tradisional yang dilombakan dihampir semua wilayah Indonesia.

Namun siapa sangka dibalik kemeriahan perlombaan tersebut ternyata terdapat beberapa kisa tragis, dan mungkin sebagian diantara kamu bertanya-tanya siapa yang menciptakan sebagian perlombaan 17 Agustus, hampir semua orang tidak akan tahu. Penemu-penemu perlombaan seperti ini tidak dijadikan sejarah. Bisa jadi karena kurangnya wacana dokumentasi saat itu atau hanya sebuah ide yang datang begitu saja.

Nah disini kami mencoba mengulas tentang perlombaan tradisional agustusan lengkat dengan trik dan sejarah yang terdapat disebagian perlombaan tersebut. Apa saja perlombaan itu?

1. Lomba makan kerupuk


Perlombaam ini sering diadakan untuk anak-anak dalam memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Namun tidak ada salahnya orang dewasa juga mengikutinya.

Ya, lomba makan kerupuk. Dimana kerupuk akan ditalikan menggunakan benang tipis dan digantungkan secara berjejer. selain itu tali kerupuk akan ditempatkan lebih tinggi dari tinggi badan pesertanya.

Triknya, kamu harus menjinjitkan kaki ketika kerupuk itu sudah mau habis. Lumayan bikin kaki pegel.

Sejarahnya :
Ternyata dibalik perlombaan ini mengandung kisah yang sangat tragis. Zaman dahulu ketika negara kita dijajah oleh Belanda, nenek moyang kita susah mendapatkan pangan. Mereka hanya bisa memakan nasi dan kerupuk. Hingga akhirnya, dihari kemerdekaan masyarakatpun beinisiatif menjadikan kerupuk ke dalam salah satu perlombaan di hari kemerdekaan.

2. Loma balap karung


Hayo... siapa yang pernah ikutan permainan ini?

Permainan lomba balap karung, seperti yang terlihat pada gambar (Bpk Presinden Jokowi semangat mengikuti lomba ini. red). 

Aturan mainnya sama seperti permainan balap lainnya. Siapa yang cepat dia yang menang. Namun yang membuat lelah adalah kita harus loncat-loncat karena kedua kaki kita masuk kedalam karung goni. Hehe Lucu dan Seru Kan?

Triknya, sebenarnya kembali pada kondisi badan, kalau kamu sudah lincah dan sering berolahraga, permainan ini tidak begitu berat, kamu bisa berolahraga loncat tali dirumah beberapa hari sebelum perlombaan.

Sejarahnya: Tidak banyak wacana yang kami dapatkan tentang sejarah lomba balap karung, namun ditemukan beberapa sumbaer yang menyatakan jika lomba balap karung ini memperingati saat Indonesia dijajah Jepang. Saat itu pakaian rakyat Indonesia terbuat dari karung goni. Bayangkan, bagaimana gerah dan gatalnya menggunakan baju dari kain goni.

3. Lomba memasukkan paku ke botol


Nah, ini dia perlombaan yang akan membuat kalian tertawa terpingkal-pingkal. Lihat saja pada gambar salah satu pesertanya, karena membutuhkan konsentrasi tinggi untuk memasukkan paku dalam botol dia haru berpose bak orang besemedi. Hmmmm....

Paku pada umumnya akan diikat pada tali yang nanti akan melilit di pinggang peserta, dan paku tidak boleh dipegang. Seperti yang terlihat digambar paku tersebut digantungkan begitu saja dibelakang lutut peserta.

Memang sangat susah sih karena peserta harus mengatur keseimbangan agar paku tersebut tidak bergerak kesana kemari. Aturan mainnya siapa yang mampu memasukkan paku terlebih dahulu tanpa bantuan tangan maka dia adalah pemenangnya.

Sejarahnya: Tidak ada sejarah dalam permainan ini.

4. Panjat pinang


Perlombaan panjat pinang sudah menjadi icon utama dalam menghiasi meriahnya HUT kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan aturan yang hampir sama yaitu memanjat pohon pinang, walau cuma sekedar memanjat, tidak semua orang bisa lho...

Bayangkan saja, pinang tersebut berketinggian sekitar 8-10 meter dan peserta harus memanjatnya dalam keadaan tidak pakai baju atasan dan pinang dilumuri oli. Syaratnya, oli tersebut tidak boleh dilap. Jika dilakukan maka akan didiskualifikasi. Dan setelah salah satu peserta mencapai puncak, peserta bisa menarik semua hadiah yang bisa diraih.

Permainan ini biasanya dilakukan oleh banyak orang, dan memakan waktu yang cukup lama. Bisa pagi sampai siang bahkan mejelang malam. Tapi dijamin seru melihatnya...

Sejarahnya: Nama panjat pinang diambil dari bahasa Belanda. Dulu, dinamakan 'De Klimmast yang artinya panjang tiang. Permainan ini berasal dari Belanda, dan dibawa ke Indonesia, namun tidak ada satpun orang Belanda yang ingin mengikuti perlombaan ini.

Menurut Belanda hal ini menjijikkan, dari orang yang menopang dibawah harus rela diinjak-injak hingga sampai ke atas. Kata 'diinjak' inilah yang membuat Belanda berinisiatif mengadakan perlombaan ini untuk menertawakan bangsa Indonesia.

Karena dulu bangsa kita susah mendapatkan makanan, bangsa kitapun rela bahkan mendaftarkan diri dengan senangnya dalam perlombaan tersebut hanya untuk mendapatkan sedikit beras.

5. Memecahkan balon air


Pernah mengikuti permainan ini? Memang terdengar gampang, namun inget lho pemukulnya bukan benda tajam, namun pakai pentolan atau bisa menggunakan batang daun pisang. Lebih sulitnya mata peserta harus ditutupi oleh kain sehingga tidak bisa melihat dimana letak balonnya.

Kalau tubuh peserta menyerong terlalu jauh panitia akan mengizinkan temannya untuk mengarahkannya namun tidak membantu untuk memecahkan bolnnya. Berkesan jadul sih, tapi disinilah letak serunya. Buat orang-orang yang menontonya terbahak-bahak. Namun seiring dengan perkembangan, maka banyak ide dan cara untuk memecahkan balon air.

Sejarahnya: Tidak ada sejarahnya namun ini adalah ide kreatifitas anak bangsa.

6. Memindahkan kelereng


Perlombaan ini adalah perlombaan yang pling sering ditemukan dilomba 17 Agustusan. Siapa pun bisa ikut dalam lomba ini, baik anak-anak, ibu-ibu bapak-bapak, atau lansiapun boleh mengikutinya seperti yang telihat pada gambar.

Lomba ini tergolong mudah karena tidak memerlukan tenaga banyak, namun peserta harus berjalan perlahan untuk membawa kelereng yang diletakkan di atas sendok dan tangkai sendok digigit. Keseimbangan adalah inti dari permainan ini. Saat kelereng jatuh maka harus mulai dari awal. Dan itu capeknya bukan main kalau harus bolak balik.

Sejarahnya: Tidak ada sejarah permainan ini pada zaman dahulu.

7. Lomba tarik tambang


Untuk perlombaan yang satu ini biasanya diikuti oleh orang dewasa. Panitia akan bertindak adil dalam hal ini. Jika para pemainnya sekelompok wanita maka lawannya juga wanita begitu juga sebaliknya. Bahkan panita kadang menggunakan sistem timbang berat badan. Saking mikirin adilnya perlombaan. hehe..

Umumnya, peserta harus menarik menahan tali tersebut, dan menariknya hingga kelompok lawan tidak bisa menahannya. Jika tali tersebut tertarik dan penanda melewati batas finis maka perlombaan berakhir.

Sejarahnya: Zaman dahulu warga Indonesia atau yang biasa kita sebut pribumi oleh Belanda dipaksa bekerja berat, salah satunya menggunakan tali tambang ketika menarik suatu benda entah itu batu, kayu atau benda berat lainnya.

Kurangnya hiburan saat itu, menjadikan para pekerja yang sedang menarik tali tambang dijadikan sebuah candaan. Hingga akhirnya, setelah merdeka kegiatan tersebut dijadikan salah satu perlombaan.

8. Lomba balap bakiak


Selain ada balap karung, ternyata tersedia juga balap bakiak. Bakiak adalah sejenis papan selebar sendal dan diberi penahan yang tidak menyakiti kulit kaki. Jumlah pemain untuk menggerakkan satu bakiak raksasa pun beraneka ragam, yang pernah kami lihat yaitu 3-6 orang.

Susahnya, ketika kaki kamu dan kawan tidak beriring, pasti akan membuat salah satu terjatuh. karena itu, tanamkan trik sebelum bermain.

Minta agar kawan-kawan kamu melangkah seirama dengan orang paling depan. Kawan yang diurutan ke-2 dan ke-3 sebenarnya hanya mengikuti saja, namun bial salah satu telat bergerak, keseimbangan pun mulai harus dijaga.

Bener bener seru lho...

Sejarahnya: Tidak ada sejarahnya, ini adalah ide kreasi anak bangsa.

9. Lomba sepeda lambat


Lomba yang satu ini berbeda dengan lomba yang lainnya, apabila lomba lain siapa yang cepat dia yang menang. Maka lomba ini kebalikannya, siapa yang lambat dialah pemenangnya.

Peserta harus memperlambat laju kecepatan sepeda seminim mungkin. Setiap kali kita menggoes, beratpun akan berubah condong kemana mana. Namun itu titik serunya, peserta akan merasakan perlombaan yang sangat kompetitif dan lama.

Jika kaki peserta turun maka akan dinyatakan kalah atau diskualifikasi. Gini nih negara kita, sangat kreatif orang-orangnya. Hmmm dinegara lain ada gak ya?

Sejarahnya: tidak ada sejarah dalam lomba ini.

10. Lomba sepak bola sarung


Bisa dibayangkan permainan sepakbola pakai sarung? Tentu ruang gerak kaki akan terhimpit dengan kehadiran sarung yang melilit di kaki kita.

Permainan ini sangat tradisional, untuk zaman sekarang hanya ada beberapa desa saja. Cuman karen berhubungan dengan sepakbola, permainan ini pun rata-rata laki-laki yang memainkannya. Belum lagi jika mereka menggunakan sepatu sport dan bila kain sarung menyentuk sepatu, betapa sulitnya untuk membidik bola.

Sejarahnya: Tidak ada sejarahnya.

11. Lomba gigit koin


Ya, lomba gigit koin menggunakan media kelapa muda. Jadi, koin tersebut ditempel di kulit kelapa. Lebih tepatnya ditancapkan ke kulit luar kelapa. Mungkin dipalu kali ya biar sulit dicabut?

Sayangnya koin 500 perak di zaman sekarang udah tidak berguna ya. Dijaman yang serba krisis ini, apa masih ada yang memeriahkan lomba gigit koin?

Sejarahnya: Belum ada sejarah yang menceritakan perlombaan ini.

12. Lomba rias dengan mata tertutup


Lomba ini hanya kita temukan pada saat lomba agustusan. Mungkin kamu pernah lihat perlombaan ini dihari kemerdekaan bangsa kita. Namun apa sih letak serunya?

Lomba rias biasanya diatur dengan sebegitu unik, contohnya yang dirias laki-laki, tukang riasnya matanya ditutup. Membuat riasannya belepotan. Disinilah letak lucunya. Bisa juga yang dirias perempuan dan periasnya laki-laki yang notabene tidak pandai merias wajah lebih-lebih matanya ditutup. Jadi seperti apa ya riasannya?

Sejarahnya: Tidak ada sejarahnya.

Sumber: tandapagar.com


***Terimakasih astas kunjungannya, semoga artikel ini sedikit memberikan gambaran tentang perlombaan agustusan di negara kita. Selamat Hari Kemerdekaan.***
loading...

1 komentar so far


EmoticonEmoticon