Monday, 22 August 2016

Tips Agar Lolos Beasiswa LPDP

Tips Agar Lolos Beasiswa LPDP

Mardiyas.comTips agar lolos beasiswa LPDP - Kita ketahui bahwa beasiswa LPDP memiliki tujuan yaitu untuk mencetak pemimpin dan profesional untuk menjadi lokomotif kemajuang bangsa Indonesia di masa depan. Beasiswa ini dibuka sepanjang tahu dengan 4 kali seleksi yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan Nopember. Pendaftaran harus dilakukan secara online melalui website resmi LPDP di http://www.lpdp.kemenkeu.go.id.
Kentungan Alumni Penerimaan Beasiswa LPDP
Beasiswa yang satu ini cukup tinggi benefitnya, karena tidak hanya dirasakan selama menjadi awardee (istilah bagi penerima beasiswa LPDP) namun alumninya tetap mendapatkan benefitnya. Diantaranya adalah :

1. Beasiswa lanjutan, bagi program magister bisa langsung lanjut S3 dengan beasiswa LPDP tanpa perlu mengikut seleksi lagi.
2. Memiliki hak sebagai prioritas penerima program hibah penulisan buku
3. Memiliki hak sebagai prioritas penerima program hibah penelitian dari LPDP
4. Memiliki hak sebagai prioritas penerima program pendanaan seminar/training nasional ataupun internasional
5. Jaringan alumni, jaringan ini dikelolah oleh Mata Garuda yang merupakan organinsasi ikatan alumni awardee LPDP (http://matagaruda.org

Persyaratan LPDP (berlaku mulai April 2015)
1. Harus WNI
2. Batas usia adalah kurang dari 35 tahun untuk S2 dan kurang dari 40 tahun untuk S3
3. Sudah memiliki unconditioanl LoA atau IPK terakhir 3,00 untuk S2 dan 3,25 untuk S3
4. Punya skor TOEFL ITP 500, IELTS 6.0, atau iBT 65 untuk dalam negeri dan TOEFL ITP 550, IELTS 6.5, atau iBT 79 untuk luar negeri. Jadi bagi yang punya IPK dan skor TOEFL dibawah standar tidak perlu khawatir asalkan sudah punya unconditonal LoA
5. Menulis essay  (500-700 kata) dengan tema, "Kontribusiku bagi Indonesia" dan "Sukses Terbesar dalam Hidupku"
6. Surat keterangan sehat dari RS Pemerintah
7. SKCK dari kepolisian
8. Rencara studi untuk S2 dan ringkasan proposal penelitian untuk S3, dan
9. Universitas yang dituju harus masuk list LPDP

Proses seleksi
Ada dua tahapan proses seleksi yaitu tahahp 1 seleksi administrasi dan tahap 2 on the spot essay writing, seleksi wawancara, dan LGD (Leaderless Group Discussion). Berikutnya, ada pre departure atau sering disebut Program Kepemimpinan (PK) nah ini wajib diikuti setelah dinyatakan lolos seleksi tahap 1 dan 2.

Tips Agar Lolos Beasiswa LPDP

Mari kita cermati dengan teliti informasi berikut ini mengenai seleksi tahap 1 dan seleksi tahap 2 agar dapat membantu untuk lolos seleksi beasiswa LPDP.

Seleksi Tahap 1 yaitu Administrasi
1. CV, ini diisi secara online di website LPDP. Yang harus diperhatikan adalah dokumen-dokumen pendukung untuk pengisian CV karena diminta untuk melampirkan scan ijazah, study plan, essay, LoA, transkrip nilai, sertifika TOEFL, dan surat rekomendasi. Semua dokumen di attach dalam bentuk pdf. Kemudian dalam pengisian CV kita diminta menyebutkan pengalaman training, seminar, etc. dan kolom yang harus diisi salah satunya menyebutkan tanggal pelaksanaan. Jadi jika ada sertifikat akan lebih mudah melihat tanggal pelaksaannya. Format CV sewaktu-waktu bisa berubah.

2. Undictional LoA, Nah bagaimana cara mendapatkan LoA (Letter of Acceptance)? Caranya apply ke Universitas, penuhi requirenmentsnya atau ikuti ujiannya kalau lulus dapat deh LoA. LoA ada dua jenis, Conditional LoA dan Unconditional LoA. Conditional LoA diperoleh jika diterima di Universitas tapi lulus bersyarat, misalnya karena skolr TOEFL kurang. Sedangkan Unconditional LoA diperoleh jika diterima di Universitas tanpa syarat, jadi dipastikan saat apply ke Universitas bisa dapat unconditional LoA.

3. TOEFL/IELTS, jika Anda belum punya unconditonal LoA maka skor TOEFL/IELTS harus memenuhi syarta LPDP. Kalau belum memenuhi syarat saran saya tidak perlu apply dulu, karena kalaupun lolos seleksi dokumen belum tentu lolos ditahap berikutnya. Anda bisa mencari cara paling efektif untuk meningkatkan skor TOEFL/IELTS. Bisa belajar secara otodidak dengan cara membeli buku-buku TOEFL, hunting soft filenya, dipelajari dan dilatih sendiri. Tantangannya butuh tekad yang kuat kalau mau belajar sendiri. Jika punya uang lebih bisa ambil kursus.

4. Studi Plan, yang dibuat memaparkan alasan lanjut studi, alasan pemilihan universitas dan program studi, rencana tema penelitian, dan rencana setelah studi S2 selesai.
Tips dalam pembuatan studi plan:
  • Dibuat seefektif dan seefisien mungkin (maksimal 2 halaman)
  • Tonjolkan kontribusinya, baik dalam perencanaan tema penelitian ataupun rencana setelah studi. Pemilihan jurusan tidak harus linier, namun haru dipaparkan dengan jelas alasan pemilihan jurusan tersebut sehingga dapat meyakinkan reviewer bahwa pilihan tersebut memang layak. Contoh program studi yang diambil semisal tidak linier, S1 saya pilih Kimia sedangkan S2 Magister Manajemen Agribisnis. Di wawancara, studi plan ini banyak ditanyakan. So dikuasai study plannya.
5. Essay di seleksi tahun 2013 yang dibuat hanya 1, mulai tahun 2015 ada 2 essay. Contoh tema yang diambil adalah "Peranku Bagi Indonesia". Essay yang dibuat dikembangkan dari rencana penelitian. Fokuskan pada inti permasalahan dan berikan solusinya, pastikan kita dapat berperan dalam solusi tersebut. Saya yakin ini akan menjadi point plush dari essay dan studi plan yang dibuat. Kedua tema yang disyaratkan oleh LPDP, sepertinya tidak sulit kok. Kita bisa bercerita case atau pengalaman kontribusi kita di masyarakat/organisasi/tempat kerja yang ternyata punya significant effect untuk community tersebut. intinya kita diminta bercerita "udah ngapain aja sih selama ini?" "Apa sih yang sudah kita raih?" sekecil apaun dan kontribusi di manapun, ya itulah kontribusi kita buat Indonesia. Yang dokumennya bagus, based on cerita-cerita, rata-rata saat wawancarajuga santai. Sepertinya memang sudah ada screening bagi yang dokumennya bagus. Intinya kualitas dokumen terutama CV, Essau, studi plan atau research plan sangat mendukung tahap selanjutnya. Contoh essay dapat dilihat disini.

6. Surat Rekomendasi ini dibuat oleh satu orang, diutamakan atasan atau dosen atau tokoh masyarakat yang dekat dan tahu potensi kita. Hal ini bertujuan untuk mempermudah permintaan surat rekomendasi, jadi polihlah orang terdekat kita. Format surat rekomendasi bisa di download di situs LPDP.

Setelah Diterima
Bagi yang lolos seleksi administrasi akan ada pemberitahuan resmi lewat email dari LPDP. Begitupun untuk informasi tahap selanjutnya pemberitahuan resmi akan dilakukan lewat email. So, setelah submit dokumen, harus lebih intens buka email. Jika aktivitas email kalian padat, saran saya buatlah email baru khusus untuk LPDP karena jika lolos seleksi, email tersebut akan terus digunakan sebagai sarana komunikasi dengan LPDP dan seluruh awardee. Sebaiknya gunakan account gmail, karena fitur individual email dan grupnya lebih nyaman.


Seleksi Tahap 2

  1. On the spot essay writing, tes ini baru untuk angkatan 2015, sebagai gambaran, kami share pengalaman awrdee LPDP lain yang mengikuti tes ini yaitu Fissimi Hamida, Universiti of Brisbol UK, Awardee LPDP PK 24. Saat tes masing-masing peserta diberikan 2 artikel mengenai isu-isu terkini Indonesia, kemudian diminta menjawab pertanyaan yang ada di bagian bwah artikel tersebut dalam bentuk essay. Yang membuat test essay ini istimewa adalah waktu yang diberikan untuk mengerjakan essay tersebut hanya 15 menit membaca 1 artikel sekaligus membuat essay-nya. Padahal artikelnya panjang sekali. Selesai dengan essay untuk artikel pertama, peserta diberikan artikel kedua dan harus meyelesaikannya juga hanya dalam waktu 15 menit saja. Saati itu artikel yang diberikan mengenai system pendidikan di Indonesia, dan tentang system presidensial di Indonesia. Jadi persiapkan diri untuk update info-info terkini yang sedang hangat dibicarakan.
  2. Wawancara, untuk persiapan wawancara alangkah baiknya membuat daftar pertanyaan dari studi plan, yang diprediksi akan ditanyakan penguji, semoga prediksi kalian jitu ya. Pastikan jadwal wawancara kita dengan benar dan meskipun dapat jadwal siang atau sore sebaiknya siap sejak pagi karena berdasarkan pengalaman-pengalaman awardee wawancara beasiswa, jadwal selalu maju dan pemberitahuan panitia selalu mendadak. Jika kita belum siap tentu akan membuat panik dan grogi. Saat hari wawancara pastikan tampil PD dengan aksesoris atau pakaian yang kita pakai, ini akan membantu kita untuk lebih nyaman.

    Tips Wawancara : Yang paling utama adalah jangan gugup, perbanyak dzikir atau doa robithoh saat masuk ruangan, jabat tangan para interviewer satu per satu secara urut. Jika bukan muhrim cukup merapatkan tangan di dada, insyaAllah mereka paham. Kalau grogi saat jabat tangan akan ketahuan dari tangan yang dingin atau gemetar. Dan entah gimana caranya, buatlah mereka tertarik dengan kita, yang ini gampang-gampang susah. Kedua, saat bicara dengan penguji jangan merunduk, tataplah mereka. Posisikan duduk serileks mungkin, tidak tegang namun tidak over gerak.

    Interviewernya ada tiga orang, 2 dosen ahli dan 1 psikolog. Masing-masing punya pertanyaan khusus. Pertanyaan pribadi ini diajukan oleh psikoloq, mereka bertugas untuk menggali potensi-potensi kepemimpinan calon penerima beasiswa.
    a). Psikolog bertanya seputar keluarga, aktivitas organisasi, motivasi study, dll.
    b). Penguji kedua fokus menanyakan tentang studi plan, terutama alasan pemilihan jurusan (biasanya tertarik sama jurusan yang tidak linier), berhubungan dengan prodi sebelumnya, alasan lanjut study dan rencana setelah study. Juga diberikan study kasus dan diminta pendapat dan solusinya. Tips untuk memberikan jawaban : jujur, sederhana, realistis, logis dan aplikatif.
    c). Penguji ketiga fokus pada pengetahuan umum. Seperti relevansi pancasila saat ini, NII, Syi'ah vs Sunny, relvansi jika saat ini ideologi Indonesia diganti dengan Islam, diminta menganalisis beberapa kerusuhan yang melibatkan SARA, dll. Jika kurang menguasai bisa dijawab apa adanya InsyaAllah penguji akan sedikit membantu memaparkannya.

    Terakhir, selesai wawancara jangan lupa beri kata penutup minimal ucapan terimakasih karena mereka sudah memberikan pengalaman berharga atas materi wawancara hari itu. Dan sebelum keluar ruangan jabat tangannya lagi. Sampai tahap ini perkuat doa robithoh kita sambil bayangkan wajah-wajah pengujinya. Minta Allah untuk melembutkan hatinya agar memberikan rekomendasi beasiswa untuk kita. Sebab keputusan lolos atau tidak dalam seleksi wawancara ada di tangan para penguji.
  3. LGD (Leadership Grup Discussion), di tahun 2013 juga belum ada tes ini. Jadi untuk sekedar gambaran kami share pengalaman Awardee lain. Peserta dibagi dalam kelompok kecil 8-9 orang dengan 2 orang penilai (psikolog). Peserta diberikan sebuah tema untuk didiskusikan selama 45 menit, 5 menit untuk membaca artike dan 40 menit untuk berdiskusi. Peserta berdiskusi bebas tanpa intervensi dari tim penilai. Tips dalam LGD adalah jangan selalu pasif, jangan terlalu mendominasi, jangan menyela pembicaraan orang lain atu dengan kata lain hormati orang yang sedang berbicara. Hal penting untuk persiapan LGD adalah menguasai materinya. Dengan menguasai materi tentu kita kan lebih Percaya Diri berdiskusi. Masalahnya adalah tema mataeri diberikan tepat pada saat LGD. Jadi sebelum tes ini harus banyak membaca berita atau isu-isu aktual. Gambaran materi LGD seperti isu tentang ujian nasional, kurikulum 13, UU Minerba, hukuman mati untuk tipikor, HIV-AIDS, Papua, KPK vs Polri, dan kebijakan penghapusan tiket pesawat. (http://suryanara.org)
  4. Program Kepemimpinan (PK), ini adalah sesi yang paling menguras pikiran, tenaga, emosi, kesabaran, dan lain-lain campur aduk. Tapi bisa dikatakan paling seru. Katanya alumni-alumni PK sebelumnya, ini adalah program yang sangat berkesan tapi tidak untuk diulangi. Agendanya ada seminar, akademi militer, naik gunung,. kesenian, lomba social competitive, nonton film, makan-makan, diskusi, foto-foto... pokoknya seru aja dah...

    Tujuan dari PK sendiri adalah untuk menyamakan visi misi antara LPDP dengan Awardee. Dalam kegiatan ini ditekankan bahwa mahasiswa yang kuliah di luar negeri harus pulang ke Indonesia dan berkontribusi untuk Indonesia. Program pengayaan ini dilaksanakan selam 10 hari. dan merupakan program wajib. Biaya transport PP ditanggung oleh peserta, LPDP hanya memfasilitasi akomodasi selama pelatihan. Apakah program pengayaan ada sistem gugur? Ya karena masih merupakan proses seleksi. Sistem gugur dikenakan kepada peserta yang tidak mengikuti pengayaan dan peserta yang dinilai tidak memiliki integritas. Seperti apa penilaian integritas itu kami kurang paham, yang jelas ada tim yang bertugas menilai peserta selama PK.

    Jika gagal PK apakah masih bisa mendaftar? Inilah uniknya LPDP. Jika sudah gagal di tahap PK maka selamanya tidak bisa mendaftar lagi karena katanya sudah di BLACKLIST. Sedangkan jika gagal di tahap 1 atau 2 bisa mendaftar lagi. Kami kira ini bukan untuk membersulit calon awardee tapi menunjukkan bahwa LPDP memang berkomitmen hanya akan menjaring putra-putri terbaik Indonesia sebagai awadeernya.
Tips Agar Lolos Beasiswa LPDP

Nah, gimana? sudah dapat kan gambaran tentang beasiswa LPDP dan cara mengikuti seleksi beasiswanya? Ingat, Rezeki, termasuk beasiswa, Allah yang mengatur. Jadi untuk meraihnya perlu dengan usaha secara vertikal dan horozontal. Minta restu dan doa orang tua, bahagiakan orang tua, perbanyak sedekah, suka menolong orang lain, dan optimalkan ikhtiar untuk memenuhi persyaratannya (TOEFL, LoA, IPK, dll).

"Barang Siapa Yang Suka Memudahkan Urusan Orang Lain Di Dunia, Maka Allah Akan Memudahkan Urusannya Di Dunia Dan Akherat"

Demikian ulasan tentang Tips Agar Lolos Beasiswa LPDP. Jika terdapat perbedaan informasi pada artikel ini maka yang benar adalah informasi yang terdapat di website resmi LPDP http://www.lpdp.kemenkeu.go.id


Terimakasih tertinggi ditujukan kepada Mbak Tri Hanifa atas share pegalamannya dan sumber - Tips lolos beasiswa LPDP dari seorang interviewer penguji motivasibeasiswa.org.

Semoga informasi ini bermanfaat, mohon bantuan untuk dishare agar putra-putri Indonesia menjadi manusia-manusia yang unggul karena pendidikannya. Terimakasih


loading...

1 komentar so far

JAMINAN UANG KEMBALI. apakah anda mempunyai IPK 3.0, lulusan S-1 yang terakreditasi, dari jurusan apapun, memiliki rencana untuk membangun Indonesia dan dibawah 35 tahun? Kami mendidik anda untuk memperoleh IELTS 7.5 & menjamin anda akan mendapatkan beasiswa 100% di luar negeri. 3000+ alumni kami sejak 1996, bersekolah di 4 benua. Untuk test institusional IELTS gratis & info beasiswa, contact: 0818 0892 9029


EmoticonEmoticon