Wednesday, 13 March 2019

Panduan Cara Pendaftaran SBMPTN 2019

Panduan Cara Pendaftaran SBMPTN
Mardiyas.com - Panduan Cara Pendaftaran Online SBMPTN 2019 - Pada tanggal 10 Juni 2019 akan dibuka pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019. Bagi siswa yang tidak terjaring dalam 40 persen terbaik di sekolah (atau sesuai akreditasi sekolah) untuk mengikuti SNMPTN yang akan berakhir pada 14 Februari 2019 bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SBMPTN. Demikian juga yang tidak lolos seleksi SNMPTN 2019 bisa mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN 2019.

Kita ketahui untuk memasuki perguruan tinggi negeri maka siswa kelas XII SMA/SMK, MA calon mahasiswa harus mengikuti tes jalur seleksi nasional memasuki perguruan tinggi negeri. Jalur seleksi ini dibagi menjadi 2 yaitu SNMPTN dan SBMPTN. Kalian harus tahu bahwa tidak semua siswa dapat masuk mengikuti seleksi SNMPTN. Jalur seleksi SNMPTN didasarkan pada nilai prestasi raport semester 1 sampai dengan 5. Sedangkan jalur SBMPTN didasarkan pada hasil UTBK atau kombinasi nilai UTBK dengan bidang kemampuan khusus seperti olahraga dan senibudaya. SBMPTN bisa diikuti oleh semua siswa SMA, SMK, MA dan yang sederajat serta dapat diikuti oleh lulusan 2 tahun terakhir.

SBMPTN 2019 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN dilakukan dalam dua tahap, yaitu mengikuti UTBK dan mendaftar SBMPTN. Persyaratan pendaftaran SBMPTN adalah sebagai berikut.

1. Persyaratan Peserta

  • Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2017, 2018 harus sudah memiliki ijazah.
  • Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
  • Memiliki Nilai UTBK.
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  • Memiliki NISN.
  • Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
  • Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.
  • Tidak lulus jalur SNMPTN 2019.

 2. Tahapan Pendaftaran
Tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 dilakukan melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan cara sebagai berikut.

  • Mengisi Biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2019).
  • Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN
  • Mengunggah borang portofolio*) bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id
  • Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN 2019.


*)Borang Portofolio

Khusus untuk pendaftar program studi bidang seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio sebagai materi tambahan untuk proses seleksi dalam SBMPTN 2019. Jenis Portofolio SBMPTN 2019 adalah:

  • Portofolio Olahraga
  • Portofolio Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  • Portofolio Tari (termasuk Sendratasik opsi Tari)
  • Portofolio Teater (termasuk Sendratasik opsi Teater/Drama)
  • Portofolio Musik (termasuk Sendratasik opsi Musik)
  • Portofolio Seni Karawitan
  • Portofolio Etnomusikologi
  • Portofolio Fotografi
  • Portofolio Film dan Televisi

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)

UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

TPS mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi:

  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi);
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
  3. Setiap peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek dan/atau Soshum.

Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pendaftaran SBMPTN?

Semoga keterangan di atas dapat memberikan informasi yang kalian butuhkan mengenai SBMPTN di Negar kita. Mari kita simak tentang informasi yang kami himpun untuk memberikan gambaran kepada kalian-kalian yang ingin mengikuti seleksi mahasiswa baru jalur SBMPTN.

Persyaratan Pendaftaran Online SBMPTN
  1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2017, 2018 harus sudah memiliki ijazah.
  2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
  3. Memiliki Nilai UTBK.
  4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  5. Memiliki NISN.
  6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
  7. Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.
  8. Tidak lulus jalur SNMPTN 2019.
Setelah membaca dan bisa memenuhi persyaratan pendaftaran SBMPTN di atas, kalian selanjutnya silahkan melakukan pendaftaran awal SBMPTN. Bagi kalian yang mengikuti program bidikmisi dan tidak lolos dalam seleksi bidikmisi SNMPTN jangan khawatir, karena jalur SBMPTN juga memiliki seleksi bidikmisi jalur SBMPTN. Coba simak informasi berikut ini mengenai program bidikmisi jalur SBMPTN.

Pendaftaran Program Bidikmisi Jalur SBMPTN

Kalian pasti sudah paham dan mengetahui syarat diterimanya seorang siswa untuk dikatakan layak mendapatkan bidik misik bukan. Agar bisa mendaftar Bidikmisi, maka calon peserta diharuskan mendapatkan rekomendasi dari Kepala Sekolah, yang mana kalian sudah dinyatakan layak untuk mengikuti program Bidikmisi. Setelah mendapatkan rekomendasi, maka kalian dapat melakukan pendaftaran Bidikmisi seperti ketentuan di bawah ini :
  1. Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi yang ada di laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mendaftar UTBK di laman https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id dan tidak dikenakan biaya ujian.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2019, menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian.
  6. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Kelompok program studi dan jumlah pilihan pada SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut.

  1. Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
  3. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
  4. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
  5. Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum
  6. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  7. Peserta SBMPTN 2019 dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  8. Program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id 


Jadwal Pelaksanaan SBMPTN 2016/2017

Jadwal kegiatan SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut.

Pendaftaran SBMPTN                   : 10 – 24 Juni 2019
Pengumuman Hasil SBMPTN       : 9 Juli 2019 (pukul 15.00 WIB)


loading...

2 komentar

Wah terimakasih udah mau berkunjung. Mohon bantuannya untuk di share informasinya biar yang lainnya juga dapat manfaat tulisan sederhana ini. Sekali lagi terimakasih


EmoticonEmoticon