Saturday, 8 October 2016

Hanya Soal Waktu, Jangan Pernah Lagi Jengkel Dengan Si Buah Hati

Hanya Soal Waktu, Jangan Pernah Lagi Jengkel Dengan Si Buah Hati

Jangan pernah lagi jengkel dengan si buah hati putra putri kesayangan Anda - Selamat pagi para pembaca berita pendidikan terkini dan dunia kerja mardiyas.com yang berbahagia. Semoga semangat pagi anda akan terbawa hingga petang nanti menjelang tidur istirahat anda dari aktivitas yang melelahkan. Informasi kali ini kami sampaikan kepada anda sekalian hanyalah sebuah pesan yang mungkin akan merubah segala sikap dan perilaku anda terhadap buah hati putra putri anda tercinta.

Anak-anak yang cerdas dan aktif - Perbedaan yang sangat mencolok sekali terlihat pada anak-anak jaman sekarang, jaman dengan era kebebasan dan teknologi yang terus berkembang pesat, dibandingkan dengan anak-anak jaman dulu yang masih dalam keterbatasan banyak hal. Jadi jangan salahkan jika tingkah cerdas anak-anak kadang membuat anda jengkel. Kenapa demikian? Contoh ketika dalam kandungan anda sudah memberinya banyak nutrisi (karena di jaman sekarang mudah mendapatkan makanan penuh nutrisi), belum lagi dengan kasih sayang anda diprogramkan pada dokter ahli kandungan.

Makanan yg baik, nutrisi yang cukup, belum vitamin, DHA yang anda konsumsi saat hamil. Jadi tidak ada alasan lagi Anda SEBEL Dengan Tingkah Buah Hati Anda Yang Aktif. Bersyukurlah karena mereka tumbuh menjadi anak yang kreatif cerdas dan aktif. Untuk lebih menyentuh hati Anda mengenai sikap perilaku buah hati anda yang mungkin sering menjengkelkan dan membuat anda marah-marah, mari kita simak tulisan Shanaz Haque yang dia posting di akun Facebook miliknya (2/10/2016). Dan ini merupakan salah satu pendidikan bagi orang tua agar Jangan Pernah Lagi Jengkel Dengan Si Buah hati.

"Hanya Soal Waktu,"

Adalah salah satu tulisan Shahnaz yang paling mencolok. Sebuah nasihat yang sangat mengena bagi orang tua yang sering jengkel dengan perilaku anak-anaknya di rumah.

Terutama saat masih kecil si anak sering membuat berantakan rumah, buat kotor, corat-coret tembok atau perilaku yang lainnya yang buat anda geram terhadapnya. Namun Shahnaz mengingatkan semua itu "Hanya Soal Waktu."

|Baca Juga : Ayah, Aku Sudah Capek

Karena sebentar lagi ketika anak-anak makin besar tak akan lagi momen tersebut terulang. Sosok kecil yang selalu cerita apa saja dan ketika dewasa mereka mencari orang lain untuk bercerita dan momen-momen lainnya.

Berikut tulisan Shahnaz yang mengharukan itu.

"UNTUK BAPAK/IBU YG SERING JENGKEL DG SI BUAH HATI"

Hanya soal waktu...
Saat rumahmu akan sebersih dan serapih rumah2 dalam majalah2 yang sring kau irikan itu..

Maka... nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat.

Hanya soal waktu...
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya.

Maka... berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu kemanapun kakimu melangkah, meski kadang hal itu mengesalkanmu, bagi mereka tak ada selainmu.

Hanya soal waktu...
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu.

Maka... bersabarlah dengan rentetan pertanyaanjuga celotehan riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengerenyit ata keasyikanmu terhenti.

Hanya soal waktu...
Saat mereka mulai meminta kamarnya masing2 dan melarangmu mengutak-atik segala rupa apa yang ada didalamnya.

Maka... tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketka mata 5 wattmu juga meminta haknya.

Hanya soal waktu...
Saat mereka menemukan separoh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri, mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini.

Maka... resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa.

Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang akan membawanya pergi menggapai asa dan cita.

Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua kali akan ditempati penghuninya saat pulang...

Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung "Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria" dan Kau akan begitu merindukannya.

Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan, "Apa kabar ibu, ayah?" Dan kau akan begitu bersemangat menjawab dengan cerita-cerita tak penting hari ini.

Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka.

Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal kelak kemudian hari.

Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya.

Karena waktu berjalan...

Ya... ia berlari...
Tidak... ia bahkan terbang....
Dan dia tak pernah mundur kembali...

"MARI KITA SAYANGI ANAK KITA SEPENUH HATI, SELAGI MASIH ADA WAKTU"



Spesial Thanks to : Mbak Shahnaz Haque atas tulisan emasnya

loading...

4 komentar

wah jadi nangis bacanya, mas. teringat si kecil yg selalu tanya "apa ini, yah?" terus menerus sampai terkadang saya jengkel menjawabnya. rupanya kita harus sabar, ikhlas, dan menikmati setiap momen yg berharga itu.. ;-(

Iya, memang harus seperti itu. saya malah ingat kata bapak almarhum ketika ada anak menangis lewat depan rumah digandeng ibunya saat berangkat sekolah sambil di omeli. "Anak koq digitukan ngapain dulu dikeluarkan" kata bapak almarhum. semoga ini menjadi refleksi diri

jengkel pada anak sendiri sama dengan jengkel pada diri sendiri...renungkanlah!

Iya Om... Benar itu... Tidak sepatutnya kita jengkel pada buah hati dan darah daging kita sendiri. Itu sama saja jengkel pada diri sendiri dan Sang Maha Pencipta. Bersyukur kita diberi keturuanan.


EmoticonEmoticon