Sunday, 30 October 2016

Wow Dibalik Modus Korupsi Sektor Pendidikan Temuan ICW

Wow Dibalik Modus Korupsi Sektor Pendidikan Temuan ICW

Inilah temuan ICW terkait modus korupsi sektor pendidikan - Baru-baru ini telah beredar di media sosial mengenai daftar macam-macam pungutan liar (pungli) di sektor pendidikan tepatnya di sekolah-sekolah. Seakan tak henti-hentinya untuk menegakkan keadilan kini Indonesian Corruption Watch (ICW) mencatat modus korupsi sektor pendidikan di seluruh wilayah pemerintahan. Dalam catatan ICW, korupsi sektor pendidikan ternyata paling tinggi ketimbang sektor lainnya.

Koordinator ICW Bidang Politik, Donald Fariz dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta, Sabtu (29/10) mengatakan, alokasi dana untuk pendidikan mencapai 20 persen dari total APBN. Angka itu mejadikan dana sektor pendidikan menjadi yang tertinggi dibandingkan lainnya.

"Secara anggaran, pendidikan sektor tertinggi di 2016 yaitu Rp. 424 triliun. Dari anggaran itu ditemukan 12 modus korupsi sektor pendidikan," katanya seperti yang dilansir jpnn.com.

Donald lantas memerinci 12 modus korupsi di sektor pendidikan. Antara lain praktik suap dalam pemilihan pejabat di perguruan tinggi negeri (PTN), korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, penjualan aset perguruan tinggi, penerimaan mahasiswa, suap riset, akreditasi mahasiswa, hingga potensi korupsi dalam pemilihan rektor.

"Ini kan ironis kalau kita lihat sangat biasa ditebak. Kalau lihat teori korupsi di mana ada uang, potensi korupsi makin besar," ujar Donald.

Donald menambahkan, ICW menemukan dalam beberapa tahun belakangan terdapat 37 kasus korupsi di PTN yang nilainya kerugian negaranya mencapai Rp. 218 miliar.

"Belum lagi soal pungli. Sekolah SMA, SD, SMP. Dimana praktik pungli banyak terjadi. Korupsi sektor pendidikan salah satu yang angkanya paling tinggi di data kuantitatif ICW," pungkasnya.
loading...


EmoticonEmoticon