Wednesday, 9 November 2016

Generasi Kuli, Separah Itukah Lulusan Sarjana Indonesia?

Generasi Kuli, Separah Itukah Lulusan Sarjana Indonesia?

Mengejutkan, Perguruan Tinggi Dinilai Hanya Melahirkan Generasi Kuli - Lulusan Perguruan Tinggi sekarang memang lebih banyak mencari pekerjaan atau melamar pekerjaan kesana-sini. Tidak ada yang berpikir untuk bisa membuka lapangan kerja sendiri seperti berwirausaha. Padahal semakin lama, lapangan pekerjaan semakin sedikit mengingat penduduk negeri kita ini yang semakin padat. Ditambah lagi kita masih harus bersaing dengan warga asing yang masuk ke indonesia sebagai tenaga kerja asing. Ini menjadi PR besar untuk universitas untuk bisa menelurkan generasi penerus bangsa yang bisa membuat lapangan kerja sendiri atau tidak mengganggur setelah selesai kuliah.

Kritikan pedas disampaikan Koordinator Kopertis wilayah III ialah Sailah terhadap perguruan Tinggi. Dia menilai, selama ini perguruan tinggi lebih banyak menelorkan "generasi kuli". Model ini menurut Sailah tidak bisa dipertahankan lagi, apalagi di era masyarakat ekonomi Asean (MEA).

"Kebanyakan lulusan perguruan tinggi sibuk melamar di sana-sini. Tidak terpikir oleh mereka menciptakan lapangan pekerjaan sendiri," ujar Sailah, Sabtu (3/9) seperti yang dilansir di jpnn.com

Dia Menambahkan, sudah saatnya perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang berjiwa wirausaha agar generasi ke depan bukan bermental pencari kerja.


"Kurikulum perguruan tinggi harus diubah. Lebih diperbanyak tentang enterprenaur," sergahnya. Sailah juga menyoroti sikap perguruan tinggi di Jakarta yang enggan menerima calon mahasiswa jalur bidikmisi.

Padahal hak mendapatkan pendidikan tinggi juga berlaku untuk anak-anak tidak mampu. "Miris saya lihat perguruan tinggi menolak calon mahasiswa tidak mampu yang lolos bidikmisi. Siapa tahu mereka inilah yang nanti memimpin bangsa," tandasnya.

Harapan terbesar adalah perubahan kurikulum terjadi di tubuh perguruan tinggi, yang setidaknya memasukkan materi kewirausahaan yang akan membekali lulusannya wawasan guna menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Memang sudah ada beberapa perguruan tinggi yang mulai menerapkan konsep kewirausaan namun itu sedikit sekali.
loading...


EmoticonEmoticon