Saturday, 5 November 2016

Program Literasi, WhatsApp Buktikan Dongkrak Minat Baca Masyarakat

Program Literasi, WhatsApp Buktikan Dongkrak Minat Baca Masyarakat

WhatsApp Mampu Dongkrak Minat Baca Masyarakat - Pemerintah telah mencanangkan Program Literasi (Budaya Baca) bagi pendidikan di Indonesia. Kementrian Pendidikam dan Kebudayaan (kemendikbud) telah memasukkan Program Literasi pada pengembangan Kurikulum 2013 atau K-13. Gerakan litersai atau budaya baca siswa sebelum belajar di kelas cukup efektif. Ini dilihat dari respons positif sekolah maupun siswa terhadap kebijakan yang dituangkan melalui Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Apa sebenarnya program literasi itu? - Literasi adalah sebuah program dari kemendikbud untuk membiasakan dan membudayakan siswa membaca selama 15 menit sebelum menjalani pelajaran di kelas. Bacaan yang bisa dibaca mulai dari novel, cerita dan kisah-kisah pendek, berita, dan lain-lain.

"Dalam Permendikbud 23/2015, setiap sekolah wajib menerapkan kegiatan membaca buku 15 menit kepada siswa sebelum memulai pelajaran," kata Direktur Pembinaan SMP Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Supriono dikutip dari jpnn.com. Supriono menjelaskan, bahwa seluruh sekolah yang dikunjungi antusias menjalankan program membaca 15 menit tersebut. Tidak berlebihan bila pemerintah berharap dengan gerakan ini akan menjadi budaya masyarakat.

Di sisi lain, ada temuan yang mengacu pada Progres International Reading Leteracy Study (PIRLS) bahwa Indonesia merupakan negara yang dinilai masih rendah dalam uji keterampilan membaca di tingkat internasional. Menurut Supriono, hal tersebut bisa menjadi katalisator untuk maju.

"Kita harus optimis minat dan budaya baca masyarakat Indonesia akan terus tumbuh dengan baik," ucapnya. Ia menilai, kegemaran masyarakat membaca melalui aplikasi WhatsApp (WA) bisa menjadi sarana menumbuhkan minat baca masyarakat dari aplikasi teknologi WA cukup tinggi.

Nah, siswa Indonesia kan rata-rata sudah pegang Handphone canggih yang bisa digunakan untuk WhatsApp. Sekolah bisa juga menerapkan Program Literasi ini memanfaatkan aplikasi WhatsApp yaitu dengan cara membuat sebuah karangan cerita pendek, bisa berupa kisah, nasehat, motivasi atau bentuk tulisan lainnya dan disalurkan pada group WA kelas. Saya rasa cara ini juga efektif untuk menumbuhkan minat baca siswa. Bagi yang belum berkemampuan memiliki handphone canggih bisa gabung dengan temannya.


loading...


EmoticonEmoticon