Tuesday, 7 February 2017

Ini Dia Kabar Gembira Bagi Mahasiswa Beasiswa Bidikmisi 2017

Ini Dia Kabar Gembira Bagi Mahasiswa Beasiswa Bidikmisi 2017

Mardiyas.com - Tahun pelajaran 2016/2017 sudah memasuki semester 2 dan informasi Pendaftaran SNMPTN sudah dibuka. Hal itu tidak pula luput dari program pemerintah yaitu program Beasiswa Bidikmisi. Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menaikkan kuota mahasiswa dari jalur penerima Beasiswa Bidikmisi hampir 30 persen. Ini benar-benar menjadi kabar gembira bagi calon mahasiswa beasiswa bidikmisi 2017 karena jumlah bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima program Bidikmisi juga bakal naik.

Ini dia kabar gembira bagi mahasiswa beasiswa bidikmisi 2017 - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kemenristekdikti Prof. Intan Ahmad memastikan bahwa kuota penerima beasiswa Bidikmisi pada tahun ajaran 2017/2018 secara keseluruhan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Tahun sebelumnya, pemerintah hanya menyediakan kuota 60 ribu mahasiswa. namun pada tahun 2017, menjadi 80 ribu mahasiswa.

"Kami ingin calon mahasiswa yang berpotensi secara akademis namun terbentur ketidakmampuan keluarga bisa terbantu dan terjaring secara maksima," ujan Intan Ahmah.

Tak hanya kuota yang bertambah. Pemerintah juga meningkatkan besaran biaya bulanan atau biaya hidup bagi mahasiswa bidikmisi. Ini berlaku untuk mahasiswa beasiswa tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya yang masih menjalani pendidikan. "Kenaikan biaya hidup itu untuk semua penerima," ujarnya seperti yang diberitakan di Radar Surabaya.

Bila sebelumnya, mahasiswa menerima Rp. 600.000 per bulan, maka mulai tahun ajaran 2017/2018 naik menjadi Rp. 650.000 perbulan.

Dia menegaskan bahwa biaya pendidikan bagi mahasiswa penerima Bidikmisi diperguruan tinggi sudah terkaver semua. Nominal biaya yang dikelola perguruan tinggi sebesar Rp. 2,4 juta per semester.

"Pemerintah menyediakan dana beasiswa Bidikmisi setahun Rp. 3,2 triliun untuk 320.000 lebih mahasiswa Bidikmisi. Jadi, itu angka yang besar sekali," tutur Intan Ahmad.

Menurut Intan, dnegan adanya program beasiswa Bidikmisi maka warga yang secara ekonomi tidak mampu namun memiliki kemampuan akademik bagus dapat mengenyam pedidikan di perguruan tinggi.

Calon mahasiswa beasiswa Bidikmisi diharapkan melamar melalui jalur-jalur yang sudah disediakan. Antara lain melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi negeri (SBMPTN) dan jalur Mandiri di PTN.

"Kuota Penerima Bidikmisi 80 ribu itu nanti untuk PTN dan perguruan tinggi swasta (PTS). Untuk PTS, sekitar 15 ribu mahasiswa se-Indonesia," ungkapnya.

Sementara bagi jalur Mandiri, Intan memastikan program itu bukan hanya bagi pendaftar dari kalangan mampu. Sebab, jalur tersebut merupakan salah satu cara masuk menjadi mahasiswa PTN.

"Bisa saja dia tidak diterima di jalur SNMPTN dan SBMPTN, kemudian belajar lagi dan bisa diterima Mandiri. Tapi, ada beberapa juga memang diterima di jalur Mandiri," tuturnya.

Prestasi YES! Malas NO! Bagi Mahasiswa BIDIKMISI


Syaratnya, Intan melanjutkan, calon mahasiswa beasiswa Bidikmisi ini masuk persyaratan dari keluarga tidak mampu. Jadi tetap terbuka buat semua kalangan selagi memnuhi syarat sebagai penerima beasiswa Bidikmisi.

Sedangkan Bidikmisi bagi PTS, kuotanya akan dibagikan ke tiap-tiap Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis). Kopertis kemudian membagi ke PTS. "Karena tidak semua juga mau menerima," tutur Intan Ahmad.

Kemenristekdikti juga menekankan bahwa salah satu persyaratan penerima  jatah beasiswa Bidikmisi adalah institusi bersangkutan tidak boleh menarik biaya tambahan. Mengenai persyaratan PTS penerima kuota beasiswa Bidikmisi, Intan menginginkan yang berakreditasi baik. Tapi, tidak menutp kesempatan bagi yang belum begitu baik.

"Karena mungkin saja di situ ada mahasiswa yang baik. Jadi kami tidak terlalu membatasi," jelas Intan.

Intan Ahmad juga memitan calon mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dari kalangan tidak mampu  untuk segera memanfaatkan program Bidikmisi.

Sebab bial tidak menggunakan program beasiswa Bidikmisi, mahasiswa tidak mampu akan kesulitan menempuh program studi yang bertarif tinggi, seperti jurusan Kedokteran. "Jadi ini benar-benar tepat sasaran. Tapi, memang persyaratannya harus tidak mampu," tegas Intan Ahmad.


Demikian informasi mengenai kabar gembira bagi mahasiswa beasiswa bidikmisi 2017 yang kami rangkum dari jpnn.com. Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran dan semangat bagi calon-calon  mahasiswa penerima Bidikmisi untuk lebih giat belajar dan meningkatkan prestasinya di sekolah guna memperlancar diterimanya sebagai Calon Mahasiswa Program Beasiswa Bidikmisi.

Prestasi YES! Malas NO! Bagi Siswa Calon Mahasiswa BIDIKMISI

loading...


EmoticonEmoticon