Friday, 10 March 2017

Alur Pengangkatan PTT Kesehatan Jadi CPNS


Mardiyas.com - Baru-baru ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Muhammad Ridwan melalui siaran pers tanggal 24 Februari 2017 di Jakarta. Jelas ini merupakan kabar gembira bagi PTT insan kesehatan. Kesempatan yang baik bagi 39.090 tenaga kesehatan PTT yang sudah dinyatakan lulus seleksi tes kompetensi dasar untuk melakukan tes berikutnya. Adapun isi dari siaran pers tersebut adalah sebagaimana tertuang dalam teks berikut ini.


Tenaga Kesehatan yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang dari Dokter, Dokter Gigi, dan Bidan dari Kementrian Kesehatan yang telah dinyatakan lulus Tes Dasar (TKD) selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi dan validasi berkas (verval) untuk memastikan PTT yang dinyatakan lulus memenuhi kualifikasi pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai dengan ketentuan yang masih berlaku.

Setelah proses verval terhadap 39.090 tenaga PTT selesai dilakukan, BKN akan memproses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan menerbitkan persetujuan teknis penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi CPNS.

Tanggal penetapan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS tertera pada NIP yang diterbitkan oleh BKN. Sementara berdasarkan Undan-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN untuk penerbitan SK pengangkatan CPNS merupakan kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian instansi masing-masing.

Sebelumnya pada saat penyerahan dokumen penetapan kebutuhan dan hasil seleksi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah dari PTT Kementrian Kesehatan Tahun 2017 yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Dwita F. Moeloek (21 Februari 2017), BKN sudah sampaikan bahwa 39.090 tenaga kesehatan PTT yang sudah dinyatakan lulus seleksi tes kompetensi dasar selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi oleh BKN untuk memastikan apakah memenuhi syarat pengangkatan menjadi CPNS. Jika dari hasil validasi dan verifikasi BKN ditemukan tidak memenuhi kualifikasi CPNS sesuai ketentuan yang ada, BKN tidak akan menetapkan NIP CPNS-nya.

Jakarta, 24 Februari 2017
Kepala Biro Hubungan Masyarakat,
Mohammad Ridwan

loading...


EmoticonEmoticon