Saturday, 1 April 2017

Mahalnya Kuliah Kedokteran, Kemenristekdikti tetapkan Maksimal Rp 25 Juta per Semester

Mardiyas.com - Kuliah kedokteran itu mahal. Mungkin itulah salah satu kata yang sering kita dengar dari para siswa maupun orang tua siswa. Betapa tidak, kuliah kedokteran untuk lulus saja butuh dana ratusan juta rupiah. Hal inilah yang menyebabkan siswa dari kalangan menengah kebawah untuk berfikir tujuh kali lipat untuk kuliah di kedokteran.


Sekarang para orang tua siswa tidak perlu khawatir lagi mengenai biaya pendidikan kuliah kedokteran. Karena Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menetapkan SPP kuliah pendidikan dokter maksimal Rp. 25 juta. Pembatasan ini diatur dalam skema uang kuliah tunggal (UKT).

Menristekdikti Mohamad Nasir menjelaskan di dalam skema UKT penetapan SPP ada beberapa jenjang. Mohamad Nasir menegaskan untuk SPP kuliah pendidikan kedokteran, kelompok SPP terentang mulai Rp. 0 sampai Rp. 25 juta per semester.

"Ini sudah biaya all in. Tidak ada lagi biaya lain seperti uang pangkal atau biaya sejenis lainnya," terangnya di Jakarta (24/3) dikutip dari jpnn.com.

Unit cost kuliah calon dokter telah dihitung. Dari hasil perhitungan itu ditemukan unit cost atau biaya kuliah tunggal pendidikan dokter adalah Rp. 12.694.000 per semester. Dengan sistem subsidi silang, maka ketemu angka SPP kuliah kedokteran paling mahal adalah Rp. 25 juta.

Menristekdikti menjelaskan biaya operasional kuliah kedokteran memang lebih mahal. Sebab membutuhkan wahana pendidikan yang berkualitas. Mulai dari dosen, sarana dan prasarana pendidikan, sampai rumah sakit pendidikan.

Ada juga kebutuhan tempat penelitian yang sesuai dnegan standar pendidikan profesi dokter (SPPD) dan standar kompetensi dokter Indonesia (SKDI).

"Dengan segal kebutuhan itu, dibutuhkan biaya yang besar untuk pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran," imbuhnya.

Namun jangan khawatir, karena pemerintah memberikan beasiswa bidik misi bagi warga miskin berprestasi yang ingin mengambil jurusan pendidikan kedokteran. Nasir mengatakan alokasi beasiswa untuk orang dari keluarga miskin ini juga terbukan untuk kuliah dokter.

Hal itu dikuatkan oleh Rektor UNPAD Tri Hanggono Ahmad mengatakan kampusnya tahun ini melanjutkan pemberian beasiswa penuh kepada seluruh mahasiswa baru pendidikan dokter. Baik itu dari keluarga kaya atau miskin. mendapatkan beasiswa.

Sejak tahun lalu, kuliah kedokteran di kampus Jaket Biru Donker itu gratis. Setiap penerimaan mahasiswa baru, pelamar harus menandatangani kontrak siap ditempatkan di wilayah Jawa Barat. Ikatan kontrak ini sebagai kompensasi atas beasiswa yang diberikan oleh pemerintah daerah (pemda) di Jawa Barat.

Kuota mahasiswa baru S1 pendidikan dokter di UNPAD 250 orang. Meskipun ada perjanjian ikatan dinas, Tri mengatakan pelamar pendidikan dokter di kampunya selalu tinggi.

"Beasiswa ini bukan hanya untuk dokter umum. Tetapi kita berikan juga untuk yang mengambil dokter spesialis." Jelas Tri Hanggono.

Nah bagi kalian yang ingin menjadi seorang dokter, tidak ada salahnya untuk mengadu nasib berjuang agar diterima di Fakultas Kedokteran UNPAD. Selain pendidikan S1 kedoteran gratis (berdasar prestasi) juga sudah ada perjanjian ikatan kontraknya. Jadi selesai pendidikan sudah punya tempat tujuan bekerja.
loading...


EmoticonEmoticon