Wednesday, 13 September 2017

6.296 GGD Jadi CPNS 2017 Ratusan Ribu Guru Honorer Kecewa Berat

Mardiyas.com - Polemik permasalahan guru honorer terutama honorer K2 belum juga terselesaikan. Kembali guru honorer K2 gigit jari dan kecewa berat terhadap keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Pasalnya Mendikbud telah resmi melepaskan lebih dari enam ribu CPNS Guru Garis Depan (GGD). Kembali ketidakadilan dan ketidakjelasan nasib guru honorer dipertanyakan.

sumber foto: jpnn.com

Pelepasan 6.296 guru garis depan (GGD) berstatus CPNS ke daerah pengabdian oleh Mendikbud Muhadjir Effendy, Selasa (12/9), membuat ratusan ribu honorer kategori dua (K2) kecewa berat.
Mereka menuding pemerintah ingkar janji karena bukannya mengangkat guru-guru yang sudah lama mengabdi menjadi CPNS. Namun, malah mengisi kekurangan guru di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dengan guru-guru muda.

"Honorer K2 jelas kecewa, karena yang diangkat itu tidak termasuk honorer K2," kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Sumatera Selatan Syahrial kepada JPNN, Rabu (13/9) seperti dikutip pada jpnn.com

Dia mengungkit janji pemerintah akan menyelesaikan masalah honorer K2, tapi hingga saat ini belum ada kejelasannya. Malah pemerintah memerioritaskan GGD dan membuka lowongan CPNS dari jalur umum.

"Kebijakan pemerintah akan membuat honorer K2 seluruh Indonesia tersakiti. Sikap kami akan diputuskan 16-17 September di Yogjakarta," tuturnya.

Dia menambahkan, pemerintah terus menerus mengeluarkan kebijakan yang merugikan honorer K2. Padahal selama ini yang menjalankan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah termasuk wilayah terpencil adalah honorer K2.

Semoga hal ini tidak menyurutkan semangat dan perjuangan para guru honorer untuk terus mengabdikan diri demi mencerdaskan generasi bangsa. Dan semoga Mendikbud Muhadjir Effendy memberikan kebijakan yang akan membahagiakan guru honorer.
loading...


EmoticonEmoticon