Tuesday, 12 September 2017

Jangan Buru Buru Daftar, Pelajari Syarat Rekrutmen CPNS Dengan Cermat

Mardiyas.com - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 telah resmi dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) per September 2017. Dalam hal ini sudah pastilah menjadi kabar gembira bagi jutaan warga yang memiliki minat besar sebagai Abdi Negara. Tak pelak informasi penerimaan CPNS ini selalu ditunggu-tunggu dan menjadi hal yang favorit khususnya di negara Indonesia.


Berkaca dari pendaftaran rekrutmen CPNS Kemenkumham dan MA beberapa waktu yang lalu telah didapat 1.146.853 pelamar CPNS. Info lengkapnya bisa dilihat pada Iniliah Data Rekapitulasi Akhir Pelamar CPNS Kemenkumham dan MA 2017. Dari 1.146.863 pelamar CPNS tersebut ada 299.370 orang yang melakukan registrasi akun tanpa melanjutkan ke proses pemilihan formasi dan pengisian data, sehingga otomatis dinyatakan gugur sebelum diverifikasi.
Entah apa penyebab dari pendaftar yang dinyatakan gugur karena tidak melakukan ke proses pemilihan dan pengisian data. Hal-hal kecil yang mungkin belum dipersiapkan dengan ceramat bisa jadi masalah utamanya. Jadi sebelum mendaftar CPNS kami menghimbau agar calon pendaftar CPNS agar Jangan Buru Buru Daftar, Pelajarai Syarat Rekrutmen CPNS dengan Cermat.

Adapun himbauan hal terkait pendaftaran rekrutmen CPNS melalui siaran pers oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan adalah sebagai berikut:


Pada tanggal 5 September 2017 Pemerintah secara resmi mengumumkan kepada publik bahwa penerimaan CPNS 2017 periode kedua yang melingkupi 60 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 1 Pemerintah Daerah (Kalimantan Utara) telah dibuka. Jumlah kuota formasi yang tersedia pada instansi yang membuka lowongan CPNS serta persyaratan rekrutmen dapat diakses publik melalui sscn.bkn.go.id pada navigasi "pengumuman”.

Sama halnya dengan penerimaan CPNS periode pertama yang melingkupi Kemenkum HAM dan MA, setiap pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) instansi yang dituju dengan syarat memenuhi kualifikasi yang ditetapkan masing-masing instansi. Dan bagi pelamar CPNS periode pertama yang tidak lolos seleksi administrasi dapat mengikuti kembali pendaftaran CPNS pada periode kedua yang tersedia di 61 K/L tanpa harus membuat akun baru.

Berbeda halnya dengan pendaftaran online periode I yang dibuka serentak pada 1 Agustus 2017 dan berakhir pada 31 Agustus 2017, jadwal pendaftaran online CPNS pada 61 K/L kali ini ditentukan oleh masing-masing instansi. Untuk itu calon pelamar diminta untuk mencermati terlebih dahulu seluruh keterangan, syarat/jadwal pendaftaran, dan mekanisme pelaksanaan pendaftaran di masing-masing formasi untuk menghindari kesalahan pendaftaran. 

Jika telah memahami segala ketentuan/persyaratan, pelamar dapat melakukan pendaftaran online melalui portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) BKN sesuai dengan jadwal yang ditetapkan masing-masing instansi. Selain memuat syarat rekrutmen, pada portal SSCN juga tersedia navigasi Frequently Ask Questions(FAQ) atau pertanyaan umum seputar SSCN yang dapat dipelajari oleh para pelamar untuk mengantisipasi kesulitan yang ditemui saat melakukan pendaftaran.

Melalui siaran pers ini kami juga mengingatkan kembali agar pelamar mengakses informasi penerimaan dan pendaftaran CPNS hanya melalui media informasi resmi Pemerintah. Seluruh proses rekrutmen merupakan proses yang dilakukan tanpa dipungut biaya sedikit pun
dan berjalan terbuka sehingga berkompetisilah secara fair.

Jakarta, 06 September 2017,
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN,
ttd
Mohammad Ridwan


Untuk file berkas siaran pers Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN di atas dapat diunduh pada tautan berikut ini:



loading...


EmoticonEmoticon