Tuesday, 10 April 2018

KETAT, Pendaftar Bidikmisi 2018 Sudah 248.000 dari 90.000 Kuota yang Disediakan

Mardiyas.com - Program unggulan pemerintah dalam dunia pendidikan yaitu Program Beasiswa Bidikmisi yang dikhususkan bagi anak dari keluarga kurang mampu tahun ini memiliki peminat yang sangat tinggi. Program beasiswa Bidikmisi merupakan salah satu program beasiswa yang paling diminati oleh peserta didik tingkat SMA/SMK sederajat. Karena melalui beasiswa Bidikmisi anak-anak masyarakat kelas menengah kebawah akan mampu mengenyam pendidikan tinggi.


Kita ketahui bahwa kuota kursi Bidikmisi 2018 disediakan oleh pemerintah sebanyak 90.000 kursi. Namun jumlah pendaftar per 6 April 2018 sudah mencapai 248.043 seperti yang dikatakan oleh Direktur Kemahasiswa Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Didin Wahidin di Jakarta, Jumat (6/4/2018) dikutip dari berita Antara.

"Jumlah pendaftar Bidikmisi hingga saat ini mencapai 248.043 orang. Sedangkan kuota Bidikmisi untuk tahun ini jumlahnya 90.000 beasiswa," kata Didin Wahidin.

Itu artinya sementara ini akan ada sebanyak 158.043 peserta pendaftar Bidikmisi 2018 yang akan tersingkir.

Pendaftaran Bidikmisi dilakukan oleh sekolah dan siswa pada 15 Januari hingga 30 September. Kemudian untuk pendaftaran melalui seleksi masuk SNMPTN pada 15 Januari hingga 5 Maret dan SBMPTN pada 29 Maret hingga 26 April.

Seleksi mandiri PTN pada 15 Januari hingga 30 September. Seleksi melalui Ujian Masuk Politeknik Negeri pada 17 April hingga 18 Mei dan seleksi mandiri PTS pada 27 April hingga 30 September.

Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi lokal (mandiri) pada salah satu perguruan tinggi. 

Bidikmisi juga memberikan jaminan biaya hidup sementara dan transportasi dari daerah asal (khusus untuk yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa). Jika sudah diterima di perguruan tinggi, penerima beasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan dan mendapatkan subsidi biaya hidup minimal Rp650.000 setiap bulannya.

Syarat untuk mendaftar Bidikmisi adalah siswa lulusan 2018 maupun lulusan 2017 dengan usia paling tinggi saat mendaftar 21 tahun.

Syarat selanjutnya adalah tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria, siswa penerima beasiswa kurang mampu secara finansial atau pendapatan kotor gabungan maksimal sebesar Rp3.000.000 per bulan atau total penghasilan orang tua dibagi anggota keluarga yang dibiayai maksimal Rp.750.000. Sementara, pendidikan orang tua setinggi-tingginya sarjana atau diploma empat.

Selanjutnya memiliki nilai potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dari kepala sekolah. Pendaftar bisa memilih salah satu diantara perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS).

Selain itu, pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS. PTN dengan pilihan seleksi masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dan seleksi mandiri. 

Pendaftar juga bisa mendaftar di politeknik, universitas terbuka dan institut seni dan budaya serta perguruan tinggi swasta dengan pilihan seleksi masuk.
loading...

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon