Tuesday, 28 August 2018

Belajar Efektif Di Era Digital, Agar Orang Tua Tidak Tertinggal

“Yang pertama perlu diperhatikan adalah memahami bahwa siswa atau anak-anak ini memiliki karakter masing-masing dalam belajar. Sehingga proses belajar jadi lebih menyenangkan dan materi pembelajaran jadi lebih mudah untuk dipahami, ” 
Fernando Uffie Pemerhati Edutech di Indonesia

Mardiyas.com - Belajar efektif di era digital saat ini merupakan sebuah kebutuhan yang seharusnya bisa diakomodir oleh para pelajar maupun orang tua di Indonesia. Sebagai orang tua yang anak-anaknya hidup dijaman serba canggih ini seharusnya memiliki pemahaman dan pengetahuan luas tentang dunia teknologi.


Era digital saat ini seharusnya memberikan service yang maksimal terhadap perkembangan belajar anak. Namun kenyataannya pelajar saat ini telah menyimpang dari hakikat positif keberadaan teknologi.

Fasilitas yang telah disediakan oleh orang tua telah menjadi senjata penghancur prestasi belajar anak-anaknya. Maka dalam hal ini perlu dicari cara memecahkan masalah belajar anak-anak kita. Peran orang tua sangatlah penting untuk mencari solusi terbaik terhadap belajar anak-anaknya di era digital ini.

Uffie menjelaskan, secara general, karakter siswa ini terbagi tiga bagian. Pertama adalah Auditory. Di mana anak lebih suka atau lebih mudah paham jika materi belajar disampaikan lewat audio.

Kedua, Visual. Di mana, siswa akan lebih cepat memahami materi pelajaran dengan melihat gambar atau video. Ketiga adalah Kinesthetic. Siswa akan lebih cepat memahami materi pelajaran sambil menyentuh dan bergerak.

Selain itu, yang perlu juga diperhatikan adalah apakah solusi tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang ada di Indonesia atau belum? Kesesuain solusi belajar digital dengan kurikulum penting agar apa yang dipelajari oleh anak in line dengan pelajaran yang ada di sekolahnya.

Apalagi, target untuk menggunakan solusi belajar digital ini adalah sebagai alternatif pendamping untuk lebih memahami materi pelajaran di sekolah dan diakhirnya nanti dapat memperoleh nilai yang lebih baik dari sebelumnya.

"Satu lagi variable penting dalam memilih solusi belajar digital adalah kelengkapan dari materinya. Di mana, supaya tidak merepotkan setiap tahun nya, pilih solusi yang sudah menyiapkan semua level, mulai dari kelas satu sekolah dasar hingga kelas tiga SMA atau Kelas 12," kata dia.

"Nanti kalau kurikulum berubah bagaimana? Percuma dong? Tidak juga. Karena ini adalah solusi berbasis teknologi dan cloud, maka materi pelajaran dapat dengan mudah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku di Indonesia," imbuh Uffie.

Bagi guru dan sekolah, solusi ini adalah alat bantu dalam proses belajar mengajar. Sementara bagi orang tua siswa, solusi belajar digital memungkinkan mereka untuk memantau perkembangan belajar anak, kapan dan dimanapun.
loading...


EmoticonEmoticon