Thursday, 30 August 2018

Seleksi CPNS 2018/2019 Berstandar Internasional

Mardiyas.comSeleksi CPNS 2018 sejauh ini masih belum ada kejelasan dari BKN maupun KemenPAN. Isu semula seleksi CPNS 2018 akan diadakan bulan Agustus 2018 tidak terlaksana. Hal ini terjadi karena BKN masih terus mematangkan persiapan Computer Assisted Test (CAT) dan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) yang akan dijadikan sebagai alat untuk menyeleksi para calon CPNS.


Sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 (CPNS 2018) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN) kini dipersiapkan berstandar internasional agar mempermudah pelamar mulai dari fase pendaftaran.
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyampaikan, pihaknya beserta tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) hingga detik ini masih terus berupaya untuk melancarkan jalannya proses penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun ini.

"Saat ini Panselnas masih terus bekerja. Selain (mengurusi) administratif juga teknis. Contohnya, Kamis 9 Agustus 2018 siang lalu BKN kedatangan tim audit teknologi dan Quality insurance dari Panselnas," terang dia kepada Liputan6.com di kantornya, Senin 13 Agustus 2018.

Berbagai tahapan teknis semisal uji coba live portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) milik BKN hingga rekayasa praktik tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) turut dilakukan pada saat itu.

Menurutnya, langkah tersebut dibuat agar proses penerimaan CPNS tahun ini dapat lancar dan berstandar internasional.

"Prinsipnya, semua aplikasi yang mendukung kegiatan penerimaan CPNS ini memang harus diaudit dan harus comply terhadap standar-standar internasional, demi memastikan semua aplikasi itu bisa berjalan normal pada waktunya," ungkapnya.

Ridwan menambahkan, dalam 1-2 hari ke depan tim Panselnas akan mendapat kepastian dari tim audit teknologi terkait kesiapan aplikasi jelang digelarnya CPNS 2018.

BKN Sasar Kemudahan Peserta Jalani Proses Rekrutmen PNS

Dalam persiapannya BKN melalui SSCN dan CAT ingin memberikan kemudahan mulai proses pendaftaran CPNS 2018, proses seleksi menggunakan CAT dan sampai pada pengumuman kelulusan tes CPNS 2018.

Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara, Supranawa Yusuf kali pertama semenjak dilantik pada 16 Agustus 2018 lalu menghadiri Rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 bersama Tim Panselnas di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Selasa (28/08/2018) sebagai Sestama BKN. Selain Sestama, rapat dihadiri sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) BKN dan beberapa anggota Tim Panselnas yang terdiri dari Tim Audit Teknologi dan Quality Assurance (QA) dari Kementerian/Lembaga lain. Rapat tersebut membahas lebih lanjut terkait QA terhadap Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan Computer Assisted Test yang akan digunakan dalam seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018.


Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Dwi Wahyu Atmaji bahwa rapat Tim Panselnas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018. Sementara itu Direktur Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara, Bajoe Loedi Hargono menyampaikan bahwa BKN mengembangkan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan CAT guna memudahkan para peserta dan menjunjung tinggi akuntabilitas dalam seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Supranawa Yusuf mengatakan melalui rapat tersebut tim QA melakukan _share_ bersama BKN tentang hal yang masih dapat dikembangkan dan memberi masukan-masukan kepada BKN untuk meningkatkan sistem seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 sehingga diharapkan dalam pelaksanaan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 nanti, semua peserta tidak mengalami hambatan dan dapat fokus dalam mengikuti seleksi.

Sumber: bkn.go.id

loading...


EmoticonEmoticon