Friday, 7 September 2018

Sekilas Info Tentang CPNS 2018 dengan 238.015 Formasi

Mardiyas.com - Pemerintah akan membuka sebanyak 238.015 formasi CPNS 2018. Informasi resmi dibukanya pendaftaran CPNS 2018 dari BKN jelas membuat masyarakat menjadi lega. Informasi tersebut dapat Anda baca di sini (BKN : Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Tanggal 19 September). Banyaknya formasi yang dibuka oleh pemerintah tentunya membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari sistem pendaftaran, pelaksanaan tes, hingga pengumuman. Lepas dari itu semua mari kita simak sekilas info tentang CPNS 2018 yang akan bergulir mulai tanggal 19 September dan berakhir 30 November 2018.


1. Jadwal Tentatif Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018
Berdasarkan hasil rapat koordinasi Persiapan Teknis Pelaksanaan Penerimaan CPNS 2018 oleh Bima Haria Wibisana Kepala BKN di Jakarta, 6 September 2018 diperolah pemaparan jadwal tentatif pelaksanaan seleksi CPNS 2018 sebagai berikut :
  • Penetapan Formasi (2 minggu)
  • Setup Aplikasi SSCN (1 minggu)
  • Pendaftaran 19 September 2018 (2 minggu)
  • Verifikasi 19 September 2018 (3 minggu)
  • Pengumuman SKD 16 Oktober 2018 (1 minggu)
  • Pelaksanaan Test CAT SKD dan SKB 20 Oktober 2018
  • Pengumuman 30 November 2018

2. Komposisi PNS Tidak Seimbang

“Proporsi terbesar formasi CPNS tahun ini adalah untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis yang saat ini masih kurang, antara lain tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, pada acara Rapat Koordinasi Penyampaian Rincian Penetapan Kebutuhan Formasi PNS dan Persiapan Pengadaan CPNS Tahun 2018 di Komplek Bidakara, Jakarta, Kamis (06/09).

Saat ini jumlah PNS sekitar 4,3 juta, dengan proporsi terbesar selain guru dan tenaga kesehatan adalah tenaga pelaksana/administratif sebesar 1,6 juta atau sekitar 38% dan tenaga teknis keahlian sebesar 372 ribu atau sekitar 8,6%. Komposisi PNS yang tidak seimbang tersebut akan menyulitkan dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Menyikapi hal tersebut serta dihadapkan pada tantangan era industri 4.0, kita memerlukan spesialisasi keahlian. Untuk itu pula, perencanaan dan usulan PNS baru, harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional dan daerah, serta sasaran Nawacita, sehingga daya saing bangsa kita semakin meningkat di kancah internasional,” imbuh Syafruddin.

3. Rencana sebaran 238.015 formasi CPNS 2018
Pengadaan CPNS Tahun 2018 ini direncanakan akan membuka 238.015 formasi.
  • 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat  (76 K/L)
  • 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda)
  • 24.817 formasi untuk Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum*
  • 12.000 formasi untuk Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota*
  • 14.454 formasi untuk Dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama*
  • 88.000 formasi untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran**
  • 8.000 formasi untuk Guru Agama**
  • 60.315 formasi untuk Tenaga Kesehatan (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis)**
  • 30.429 formasi Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum**
Ket: *Peruntukan Instansi Pemerintah Pusat, **Peruntukan Instansi Pemerintah Daerah

Penetapan formasi khusus pengadaan CPNS Tahun 2018 terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS.

4. Persyaratan Umum Pelamar CPNS 2018
Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS pada Pasal 23. Teknis pendaftarannya dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id). Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Adapun persyaratan umum pada Pasal 23 Permen Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS adalah sebagai berikut:
(1) Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • a. usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar;
  • b. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih; 
  • c. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta; 
  • d. tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia; 
  • e. tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis; 
  • f. memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan; g. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar; 
  • h. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah; dan 
  • i. persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK.
(2) Batas usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dapat dikecualikan bagi Jabatan tertentu, yaitu paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
(3) Jabatan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan oleh Presiden.

5. Seleksi CPNS 2018
Seleksi CPNS 2018 berdasarkan Pasal 26 Permen Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS menerangkan bahwa:

(1) Seleksi pengadaan PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf d terdiri atas 3 (tiga) tahap: 
a. seleksi administrasi;
b. seleksi kompetensi dasar; dan
c. seleksi kompetensi bidang.

(2) Seleksi administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan untuk mencocokkan antara persyaratan administrasi dengan dokumen pelamaran yang disampaikan oleh pelamar.

(3) Seleksi kompetensi dasar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi dasar yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi dasar PNS.

Adapun Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018 meliputi materi:
  1. Tes Karakteristik Pribadi
  2. Tes Intelegensia Umum
  3. Tes Wawasan Kebangsaan
Adapun Nilai Ambang Batas atau Passing Grade SKD Tes CPNS 2018 pada tiap materi tes adalah sebagai berikut:
  1. 143 (seratus empat puluh tiga) untuk Tes Karakteristik Pribadi
  2. 80 (delapan puluh) untuk Tes Intelegensia Umum
  3. 75 (tujuh puluh lima) untuk Tes Wawasan Kebangsaan
Demikian sekilas info tentang penerimaan CPNS 2018 yang dapat kami himpun dari berbagai sumber resmi dari file berkas dan situs resmi BKN dan MenpanRB.

Sumber:

loading...


EmoticonEmoticon