Friday, 18 August 2017

Ini Dia Peringkat Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2017

Mardiyas.com - Bagi seorang siswa yang duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah tentunya mengingin sekiranya dapat melanjutkan ke bangku perkuliahan. Perguruan Tinggi favorit biasanya menjadi tujuan berikutnya untuk menempuh karir pendidikan berikutnya. Oleh sebab itu informasi mengenai detail perguruan tinggi yang dituju haruslah dimengerti. Salah satunya adalah posisi peringkat perguruan tinggi di Indonesia.


Baru-baru ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali mengumumkan peringkat perguruan tinggi terbaik Indonesia, tepat di HUT Kemerdekaan ke-72 RI, 17 Agustus 2017. Tahun ini, menurut Menristekdikti Mohamad Nasir, penilaian difokuskan pada komponen utama yaitu kualitas SDM, kelembagaan, kegiatan kemahasiswaan, serta kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

"Tahun ini ada 14 PT non politeknik dan lima PT politeknik terbaik. Mereka dipilih dari hasil penialaian empat komponen utama," kata Nasir dalam jumpa pers, Kamis (17/8) seperti dilansir jpnn.com.

"Dengan adanya pemeringkatan ini saya harapkan PT lainnya bisa terpacu untuk meningkatkan kualitas pendidikannya," tandas Nasir.

Berikut data peringkat Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia 2017:

14 Perguruan Tinggi non Politeknik terbaik:

1. UGM
2. ITB
3. IPB
4. UI
5. ITS
6. UNDIP
7. UNAIR
8. UNBRAW
9. UNHAS
10. UNY
11. Universitas Sebelas Maret
12. UNAND
13. UPI
14. UNPAD

10 Perguruan Tinggi Politeknik terbaik:

1. Politeknik Elektronik Negeri Surabaya
2. Politeknik Negeri Sriwijaya
3. Politeknik Negeri Semarang
4. Politeknik Negeri Malang
5. Politeknik Negeri Jakarta
6. Politeknik Negeri Jember
7. Politeknik Negeri Bandung
8. Politeknik Negeri Lampung
9. Politeknik Negeri Medan
10. Politeknik Negeri Pontianak.

Itulah peringkat terbaik Perguruan Tinggi non Politeknik dan Politeknik terbaik yang ada di Indonesia. Dengan informasi tersebut, semoga siswa-siswi SMA utamanya kelas XII sudah dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk merencanakan pendidikan selanjutnya yaitu ke Perguruan Tinggi.
loading...

Monday, 14 August 2017

Rencana dan Jadwal Ujian Pre Tes UKG 2017

Mardiyas.com - Dengan berakhirnya pendaftaran dan verval akun SIM PKB 2017 maka akan dilakukan pretes bagi anggota komunitas SIM PKB yang belum pernah UKG dan bagi yang sudah pernah UKG dan pindah mata pelajaran. Rencana yang dijadwalkan untuk pretes yaitu pada bulan Agustus 2017. Namun sampai saat ini belum ada informasi yang jelas mengenai jadwal pretes UKG 2017.


Lalu, Kapan Pengumuman Pretes UKG 2017? - Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Admin Pusat SIM PKB pada Dasbor akun SIM PKB, bahwa jadwal pretes PKB 2017 akan diumumkan pada Dasbor Akun SIM PKB. Jadi himbauan kami, para guru yang akan mengikuti pretes agar sekiranya sering-sering untuk login Akun SIM PKB. Jangan sampai ketinggalan informasi yang mengakibatkan terlambat mengikuti pretes, sehingga harus mengikuti pretes gelombang berikutnya.

Adapun isi pengumuman dari Admin Pusat SIM PKB terkait pretes PKB 2017 adalah sebagai berikut:



PENGUMUMAN
Kepada seluruh Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas se-Indonesia
Kami informasikan bahwa sesuai jadwal data peserta pre test PKB 2017 telah ditetapkan berdasarkan data cut off hingga 31 Juli 2017 pada pukul 23.59 WIB. Selanjutnya proses penjadwalan dan pelaksanaan pre test dilakukan oleh Admin Propinsi dan Admin Kab/Kota selama bulan Agustus 2017. Bagi peserta pre test yang telah dijadwalkan oleh Admin Propinsi dan Admin Kab/Kota akan diinfokan pada dasbor akun masing-masing.

Admin Pusat SIMPKB


Begitu pentingnya pre tes PKB 2017 agar Guru yang belum mengikuti UKG maupun yang pindah mapel, maka sekiranya berupaya untuk tidak ketinggalan informasi. Minimal sehari sekali untuk login Akun SIM PKB untuk melihat penguman dari Admin Pusat, Propinsi, maupun Kab/Kota.

Adapun Rencana Jadwal Pre Tes PKB 2017 yang disampaikan oleh Herbert Siahaan Bidang Pembinaan Ketenagaan menyampaikan bahwa jadwal pretes direncanakan pada Gelombang I tanggal 21 sampai dengan 25 Agustus 2017 dan Gelombang II tanggal 28 Agustus sampai dengan 01 September 2017.

Dimana ujian pre tes akan dibagi menjadi 4 sesi. Adapun pembagian sesinya adalah sebagai berikut:

Sesi 1 jam 08.00 - 10.00 WIB
Sesi 2 jam 10.00 - 12.00 WIB
Sesi 3 jam 13.00 - 15.00 WIB
Sesi 4 jam 15.00 - 17.00 WIB

Mengenai jadwal pastinya berdasarkan peserta, tempat, tanggal dan sesinya akan diumumkan secara langsung melalui dasbor akun masing-masing anggota SIM PKB.
loading...

Friday, 11 August 2017

Cara Mudah Cek Nomor UKG dan Terdaftar Info GTK

Mardiyas.com - Sangat penting sekali bagi seorang guru dan tenaga kependidikan untuk terdaftar di Info GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan). Salah satu contohnya adalah untuk kepentingan mengikuti UKG (Uji Kompetensi Guru) agar dapat mengikuti keanggotaan Komunitas SIM PKB. Begitu juga desas desusnya SIM PKB dijadikan acuan untuk pencairan dana Sertifikasi Guru.

Untuk mengikuti UKG, GTK harus memiliki Nomor UKG. Sedangkan nomor UKG didapat jika guru sudah terdaftar di info GTK. Berikut kami informasikan cara untuk melakukan cek apakah guru sudah terdaftar di info GTK atau belum. Sekaligus cara cek nomor UKG bagi yang belum pernah UKG dan bagi yang sudah UKG namun lupa momor UKG.

Cara Mudah Cek Nomor UKG dan Terdaftar Info GTK - Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah Guru sudah terdaftar di Info GTK atau belum. Dengan melakukan cek nomor UKG maka guru dapat mengetahui apakah sudah terdaftar atau belum. Jika saat melakukan pengecekan nomor UKG dan guru yang bersangkutan memiliki nomor UKG maka secara otomatis guru tersebut telah terdaftar di info GTK.

Sebaliknya jika saat melakukan pengecekan nomor UKG tidak muncul nomor UKG maka sudah dipastikan guru belum terdaftar di info GTK. Maka segeralah untuk menghubungi Admin Dapodik sekolah agar didaftarkan ke info GTK. Atau hubungi dinas pendidikan kab/kota setempat.

Berikut adalah Cara Mudah Cek Nomor UKG:

Pertama-tama silahkan login https://app.simpkb.id/akun/ptk


Silahkan Masukkan Nama Anda, jika ingin lebih spesifik dan rinci silahkan pilih Provinsi dan Kota tempat Anda bertugas. Setelah itu klik Cari GTK. Jika muncul Data GTK maka Anda sudah terdaftar di info GTK dan memiliki nomor UKG. Namun jika belum maka ada keterangan bahwa Data tidak ditemukan, tampak seperti gambar berikut ini:


Demikianlah cara mudah cek nomor UKG dan terdaftar info GTK yang dapat kami informasikan. Sekiranya bermanfaat bisa dishare atau dibagikan kepada rekan-rekan guru yang lainnya. Jayalah pendidikan dan guru Indonesia.

loading...

Thursday, 10 August 2017

Mendikbud Tegaskan Tidak Akan Ubah Kurikulum

Mardiyas.com - Kurikulum 2013 terus dikembangkan dan diformulakan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Program demi program telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Program yang baru-baru saya diluncurkan adalah 5 hari sekolah. Dan sampai saat ini masih mengalami pro dan kontra meski sudah berjalan.


Mendikbud Muhadjir Effendy menegaskan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tidak mengubah struktur kurikulum, dan menambah waktu belajar siswa di sekolah. Oleh karena itu sekolah diminta tidak melakukan penambahan waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas (intrakurikuler) di luar ketentuan kurikulum 2013 (K13) maupun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Dilansir dari jpnn.com Selasa (8/8) Menteri Muhadjir mengatakan, "Tidak ada perubahan kurikulum yang dipakai, tetap Kurikulum 2013 atau K-13. Bagi yang belum menerapkan K13 bisa menggunakan KTSP. Sehingga, Implementasi PPK diberlakukan dengan masing-masing satuan pendidikan".

Bagaimana dengan kurikulum 2013 yang dilaksanakan dalam lima hari sekolah? - Untuk K13 yang dilaksanakan lima hari, anak-anak SD selesai belajar pukul 12.10, sedangkan untuk SMP selesai pukul 13.20. Setelah itu mereka bisa pulan dan melanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler. Bisa di sekolah, juga di luar sekolah seperti mengaji di madrasan diniyah.

Kebijakan Lima Hari Sekolah merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Payung hukum ini mengatur Penguatan Pendidikan Karakter dengan optimalisasi peran sekolah.

Hari sekolah dilaksanakan selama delapan jam dalam satu hari, atau 40 jam selama lima hari dalam seminggu. Ketentuan itu termasuk waktu istirahat selama 0,5 jam dalam satu hari atau 2,5 jam selama lima hari dalam satu minggu.

Mata pelajaran agama merupakan bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter. Itu sebabnya, Kemendikbud pun turut bersinergi untuk menjalin kerja sama penerapan Penguatan Pendidikan Karakter dengan Madrasah Diniyah. Upaya penjajakan sudah ditempuh dengan pertemuan antara Kemendikbud dengan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Agama. 

Penguatan Pendidikan Karakter memiliki lima nilai utama meliputi religius, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas. Melalui lima hari sekolah, fokus pembinaan karakter berlangsung bukan semata pada Kegiatan Belajar Mengajar intrakurikuler, tapi juga mencakup kokurikuler dan ekstrakurikuler dengan suasana yang menyenangkan bagi siswa.

Apapun menu dan program dari Menteri Muhadjir tentunya sudah melalui pertimbangan dan pemikiran yang rumit. Dan sekarang sedang dipraktekkan, bagaimana hasil dilapangan, maka akan dilakukan peninjauan dan perbaikan. Kita tunggu apa lagi program terbaru dari Menteri Muhadjir.
loading...

Tuesday, 8 August 2017

5 Langkah Mudah Cetak Kartu Anggota POKJA SIM PKB

Mardiyas.com - Kartu Anggota POKJA (Kelompok Kerja) SIM PKB digunakan sebagai tanda sah keanggotaan dari sebuah komunitas MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Bagi guru-guru yang telah terdaftar di komunitas SIM PKB alangkah baiknya untuk mencetak Kartu POKJA SIM PKB. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mencetak Kartu POKJA SIM PKB.




Ada satu hal atau syarat yang harus dipenuhi dalam melakukan pencetakan Kartu POKJA SIM PKB yaitu ukuran file foto yang harus diunggah terlebih dahulu pada Akun SIM PKB. Ukuran yang diijinka adalah 250x250 pixel atau kapasitas file 100Kb. Berikut adalah cara mudah untuk mengedit atau merubah ukuran file foto.

Dalam hal ini kita gunakan aplikasi bawaan dari Microsoft Office saja, karena saya yakin disemua komputer atau laptop kebanyakan sudah terinstall Microsoft Office. Kita gunakan Microsoft Office Picture Manager untuk melakukan edit foto. Berikut langkah-langkahnya:

1. Silahkan klik kanan pada file foto yang akan diubah, kemudian pilih Open with dan klik Microsoft Office Picture Manager.
2. Setelah masuk pada aplikasi Microsoft Office Picture Manager silahkan klik Edit Pictures.
3. Pada bagian task pane silahkan pilih Crop (Kita diminta untuk membuat ukuran persegi 250x250px sedangkan ukuran foto biasanya persegi panjang).
4. Silahkan geser pelan-pelan pada bagian atas dan samping sehingga membentuk ukuran persegi dan fokus pada close up wajah kita. Setelah mendapatkan ukuran baru yang sesuai dan persegi silahkan klik tombol OK.
5. Langkah selanjutnya silahkan kembali klik Edit Pictures seperti pada langkah ke 2. Kemudian klik Resize pada task pane.
6. Sulahkan isi dengan ukuran 250 pada Custome Width and Height. Kemudian klik OK.
7. Hasil resize akan tampak lebih kecil dari ukuran sebelumnya.
8. Setelah yakin dengan hasil crop n resize maka silahkan klik File - Save As pada bagian kiri atas. Simpan dengan nama baru agar file foto yang lama tidak tertindih.

Bagi kita yang sudah memiliki ukuran foto yang sesuai yaitu 250x250px atau kapasitas foto di bawah 100Kb maka untuk mencetak Kartu Anggota POKJA SIM PKB sudah bisa dilakukan. Silahkan login menggunakan akun SIM PKB, setelah login silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:


1. Silahkan klik tombol Cetak Kartu Anggota pada bagian Komunitas Anda.
2. Pada bagian Profil klik lambang pensil untuk merubah foto.
3. Pada laman Ubah Foto silahkan klik tombol File (Silahkan cari lokasi foto yang sudah siap diunggah).
4. Jika sudah selelasai memasukkan file foto silahkan klik tombol Simpan.
5. Maka pada bagian profil akan tampak foto yang tadi disimpan. Untuk mecetak Kartu Pokja SIM PKB silah klik lambang Printer pada bagian Data Komunitas. File PDF akan terunduh otomatis dengan nama KARTU POKJA - NAMA AKUN SIM PKB.


Print file pdf yang berisi Kartu POKJA SIM PKB, kemudian gunting sesuai petunjuk, Lipat dan simpan dengan baik.

Demikian Tata Cara Langkah Mudah Cetak Kartu Anggota POKJA SIM PKB yang dapat kami uraikan. Semoga kiranya dapat membantu. Terimakasih. Hidup dan Jayalah Pendidikan Indonesia.

loading...

Saturday, 5 August 2017

Juknis Penggunaan Dana BOS SD SMP SMA SMK Terbaru Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017

Juknis Penggunaan Dana BOS Terbaru Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017

Mardiyas.com - Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah. Namun pada Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 mengenai dana BOS ini mengalami perubahan salah satunya yaitu penggunaan dana BOS untuk membayar honor bulanan guru/tenaga kependidikan dan non kependidikan honorer di sekolah.

Seperti yang tertulis pada Juknis Penggunaan Dana BOS Terbaru Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 pada point Pembayaran Honor halaman 52 sampai dengan halaman 53. Pada keterangan menjelaskan bahwa:
  1. Batas maksimum penggunaan BOS untuk membayar honor bulanan guru/tenaga kependidikan dan non kependidikan honorer di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sebesar 15% (lima belas persen) dari total BOS yang diterima, sementara di sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat maksimal 50% (lima puluh persen) dari total BOS yang diterima.
  2. Guru memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV.
  3. Bukan merupakan guru yang baru direkrut setelah proses pengalihan kewenangan.
  4. Guru honor pada sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sebagaimana yang dimaksud dalam poin 1 wajib mendapatkan penugasan dari pemerintah daerah dan disetujui oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Sekretaris Jenderal berdasarkan usulan dari dinas pendidikan dengan menyertakan daftar data guru hasil pengalihan kewenangan yang meliputi jumlah guru, nama guru dan mata pelajaran yang diampu, dan sekolah yang menjadi satuan administrasi pangkalnya.
Demikian sedikit ulasan mengenai Juknis penggunaan dana BOS tahun 2017. Untuk lengkapnya file Juknis Penggunaan Dana BOS bisa didownload pada tautan di bawah ini.



Juknis Penggunaan dana BOS 2017 ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Februari 2017 ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy. Dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2017 ditandatangani Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia oleh Widodo Ekatjahjana.
loading...

Friday, 4 August 2017

Agenda Jadwal UKG dan Sertifikasi Guru Tahun 2017

Mardiyas.com - Jadwal UKG dan Sertifikasi Guru Tahun 2017 telah dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK). Hal tersebut tertuan dalam Surat nomor : 09709/B.B4/GT/2017 dengan Perihal Sertifikasi Guru Tahun 2017.


Adanya surat pemberitahuan pelaksanaan Sertifikasi Guru tentunya menjadi berita menggembirakan bagi insan pendidikan utamanya guru yang belum mendapatkan sertifikasi guru tahun 2017. Dalam hal pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 Dirjen GTK telah membagi dua kegiatan sertifikasi guru 2017. Dua kegiatan tersebut adalah Tahapan Pelaksanaan UKG Ulang I Tahun 2017 dan Tahapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017.

Pada kegiatan ini Dirjen GTK mengagendakan Pelaksanaan UKG Ulang I 2017 akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Maret 2017 sampai dengan 29 April 2017. Berikut adalah jadwal lengkap UKG 2017:

Pada kegiatan ini Dirjen GTK mengagendakan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2017 akan dimulai tanggal 16 Maret sampai dengan 30 November 2017. Berikut adalah jadwal lengkap Sertifikasi Guru 2017:

Adapun cuplikan isi dari Surat edaran tersebut adalah sebagai berikut:

Dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktoran Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sudah memulai rangkaian kegiatan sertifikasi guru tahun 2017. Dalam waktu dekat, ada 2 (dua) kegiatan sertifikasi guru yang harus dilaksanakan yaiut pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) Ulang I dan pelaksanaan penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2017. Peserta UKG Ulang I adalah peserta PLPG yang belum lulus UKG setelah PLPG tahun 2016. Peserta sertifikasi guru tahun 2017 adalah: 1) guru yang telah memenuhi syarat, telah melalui proses verifikasi, dan telah memiliki status disetujui A1 pada tahun 2016, 2) guru peserta dan pendamping program keahlian ganda tahun 2016 yang telah memenuhi syarat.

Berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan yang dimaksud, kami mohon bantuan dan kerja sama Sudara untuk beberapa hal berikut.
  1. Menyampaikan informasi kepada guru tentang proses pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2017 dan UKG Ulang.
  2. Memverifikasi kelengkapan berkas peserta sertifikasi tahun 2017.
  3. Mengirimkan berkas peserta sertifikasi guru tahun 2017 ke LPMP.
  4. Mencetak dan menandatangani Format A1.
  5. Mengirimkan dokumen/berkas peserta sertifikasi guru tahun 2017 dan format A1 ke LPMP.
Adapun jadwal pelaksanaan UKG Ulang I akan dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 29 April 2017 dan sertifikasi guru tahun 2017 akan dimulai pada bulan Mei 2017 dengan rincian tahapan sebagaimana terlampir. Informasi secara lengkap mengenai proses penetapan peserta sertifikasi guru tahun tercantum pada buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Tahun 2017. Informasi sertifikasi guru tahun 2017 dan peserta UKG Ulang i dapat di halaman publik dengan alamat www.kembdikbud.net.id.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sampaikan terimakasih.

27 Maret 2017
Direktur Jenderal,
Sumarna Surapranata
NIP. 19590801 198503 1 002

Demikianlah informasi mengenai agenda dan jadwal tahapan pelaksanaan UKG 2017 dan Sertifikasi Guru 2017. Tidak ada harapan dan doa kecuali hanya untuk kesuksesan bapak dan ibu guru pendidik anak-anak bangsa.

|Baca Juga :

loading...

Monday, 31 July 2017

Mendidik dan Mengajari Anak Tekun Sholat

Mendidik dan Mengajari Anak Tekun Sholat

Mardiyas.com - Di era jaman saat ini boleh dikatakan adalah jaman teknologi canggih dimana peradaban terus berkembang. Ingat dalam sebuah pepatah mengatakan "Belajar agama itu harus mundur dan belajar teknologi itu harus maju". Mengapa mempelajari agama harus mundur? Hal itu dikarenakan semua petunjuk Al-Qur'an dan Al-Hadist pendidikannya berada di 1400 tahun silam, jika kita mempelajari agama itu maju, maka yang akan muncul adalah pemikiran-pemikiran pribadi kita yang dilandasi oleh nafsu dan tidak ada dasarnya.

Mengingat kebudayaan asing yang sudah mulai masuk ke lingkungan kita, jelas peran orang tua untuk menciptakan keluarga yang Qur'ani sangatlah penting. Mulai dari hal yang sederhana yaitu menanamkan taat sholat kepada anak-anak kita. Membicarakan perihal mendidik dan mengajarkan sholat pada anak-anak, penulis ingat pada sebuah tulisan yang tertuang di majalah Mulia karangan Ramatia ZR alumni STIS Hidayatullah Balikpapan. Dalam tulisan tersebut mengisahkan sebuah keluarga dalam mendidik dan mengajari anak tekun sholat. Mari kita simak kisah berikut ini.

Islam telah menganjurkan untuk berjarak dalam melahirkan anak. Namun, kami dikarunia anak pertama dan kedua dengan jarak usia berdekatan, 13 bulan. Ini salah satu karunia yang ditakdirkan Allah Subhanahu Wata'ala, patut diterima dan disyukuri, serta menjadi pengalaman ini menjadikan kelahiran anak kedu dan ketiga malah berjarak enah setengah tahun.

Ada kemudahan tersendiri tatkala kedua anak kami berdekatan jarak lahir, khususnya dari segi pengajaran dan pendidikan. Ibarat satu kali mendayung 2-3 pulau terlampui. Sang abang yang diajari, adik akan mengikuti dan meniru.

Kami memiliki secuil pengalaman mendidik ketiga anak kami. Tentu orang lain mungkin memiliki segudang pengalaman dalam mendidik anak. SEcuil pengalaman itu tak lain adalah melatih dan membiasakan anak laki-laki shalat berjamaah di masjid. Alhamdulillah, sejak anak pertama berusia 2 tahun, kami selalu membiasakan shalat di masjid.

Setiap kami shalat, kami menyiapkan sajadah untuknya dan memakaikan pakaian sholatnya. Setiap terdengar suara adzan, kami memberitahukannya bahwa waktu sholat telah tiba, sehingga memasuki usia 3 tahun ia sudah sangat respon jika terdengar suara adzan. Dia akan bersegera mengambil songkok dan baju sholatnya.

Salah satu kesyukuran kami, karena anak-anak hidup dalam lingkungan yang kondusif, yaitu lingkungan pondok pesantren meski masih dalam rintisan. Semua anggota keluarga, ayah dan bundanya terlibat sholat berjamaah bersama santri di masjid, sehingga kedua anak laki-laki kami pun dibawa serta ke masjid.

Doa yang tak pernah luput senantiasa kami panjatkan, sebagaimana doa Nabi Ibrahim AS untuk anak keturunannya :

Mendidik dan Mengajari Anak Tekun Sholat


Kami berikhtiar senantiasa memperlihatkan kepada anak-anak, bagaimana semestinya orang sholat. Bahkan ketika mereka merengek, kami tetap tegak dalam shalat. Ketika mereka memanggil, kami tetap fokus ke tempat sujud. Alhamdulillah rupanya hal ini menumbuhkan kesadaran padanya bahwa orang shalat tidak boleh menyahut dan menoleh.

Selain itu, kami selalu menyisipkan dalam nasehat-nasehat harian. Jika menginginkan sesuatu, kami mengajarinya mengutarakan semuanya kepada Allah melalui doa dan sujud.

Alkisah, suatu ketika, abangnya meminta dibelikan sepatu baru. Kami menasehatinya untuk banyak berdoa dan menabung. Ketika uang sudah mencukupi, kami pun memberi penekanan yang kuat, "Abang, uang celengan sudah cukup untuk beli sepatu hingga takdir yang menentukan, apakah Allah mengizinkan Abang memiliki sepatu baru atau tidak. Ayo banyak berdoa dan khusyukkan sholatnya ya!"

Alhamdulillah, dalam waktu tidak lama, allah menakdirkan membelikannya sepatu baru di pasar. Setelah melihat sepatu yang diinginkanya, terlihat rasa syukur ananda yang begitu besar kepada Allah Subhanahu Wata'ala. Kami melihat ada manfaat dalam pelajaran ini. Si Abang merasakan bahwa shalat telah memberi manfaat padanya.

Anak kami yang pertama kini sudah berusia 8 tahun. Alhamdulillah sudah terbiasa menjadi imam shalat buat keluarga dan teman-temannya, bergantian dengan ayahnya. Bahkan si Abang telah terbiasa shalat berjamaah di masjid dan shalat qiyyamul lail di rumah.

Anak-anak kami terkadang lebih dulu menuju ke masjid untuk shalat Subuh. Sampai sekarang, shalat berjamaah di masjid sudah menjadi irama kehidupan keluarga yang menghiasi hari-hari kami. hal serupa juga kami biasakan saat dalam perjalanan dan safar. Kami tidak membiarkan anak-anak untuk tidak shalat, dengan alasan capek atau ketiduran di mobil. Jika masuk waktu shalat, kami berhenti di masjid dan tetap mengajak anak-anak untuk shalat berjamaah, sambil memberikan pemahaman bahwa kita bermusyafir sehingga akan memendekkan shalat.

Kami melibatkan mereka dalam barisan shaf, sehingga tidak ada ruang untuk bermain di masjid jika shalat telah ditegakkan. Mereka tetap menjalankan shalat dengan khusyu bersama orang-orang yang shalat, dana akan melihat dan merasakan bahwa shalat khusyu bukan hanya dilakukan orang-orang besar dan orang tua saja.

Mengajarkan anak-anak untuk shalat adalah perintah, sebagaimana Rasulullah SAW telah memerintahkan.

Rasulullah telah menentukan usia tujuh tahun sebagai usia dimulainya pelajaran shalat. Jelas terbaca bahwa membiasakan shalat untuk anak-anak adalah tanggungjawab orang tua. Anak-anak tidak akan mendapat ketekunan shalat tanpa pengajaran, pembiasaan, dan contoh, khususnya dari orang terdekatknya yaitu orang tuanya.

Demikianlah para pembaca yang budiman sepenggal kisah keluarga Qur'ani yang mampu menumbuhkan sikap cinta terhadap shalat kepada anak-anaknya. Semoga kisah di atas dapat menjadi inspirasi keluarga kita dalam membangun keluarga yang Qur'ani. Keluarga yang mampu Mendidik dan Mengajari Anak Tekun ShalatWallahu a'lam bishshawab.
loading...

Thursday, 13 July 2017

Pengumuman Pra UKG 2017 Pretes SIM PKB

Mardiyas.com - Sistem Informasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIM PKB) sudah memasuki tahap akhir pendaftaran. Pendaftaran peserta baru SIM PKB atau bagi guru yang pindah mapel setelah mengikuti UKG 2015 akan ditutup per tanggal 14 Juli 2017. Dengan ditutupnya pendaftaran SIM PKB maka kegiatan SIM PKB akan segera dimulai. Hal ini ditandai dengan adanya pretest UKG (Uji Kompetensi Guru).
loading...